Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Ancam Pecat Pegawai Bea dan Cukai yang Nongkrong
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengancam akan memecat pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai jika terbukti nongkrong di coffee shop selama jam kerja.
Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8 Menyusul Hujaan di Media Sosial
Ancaman ini disampaikan setelah mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai perilaku tidak etis pegawai tersebut.
Menteri Purbaya baru-baru ini meluncurkan layanan pengaduan bagi masyarakat terkait perpajakan dan bea cukai, yang dinamakan 'Lapor Pak Purbaya'.
Layanan ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam menyampaikan keluhan atau laporan, dan sudah menerima sejumlah laporan dalam waktu singkat.
Sebagian laporan tersebut berkaitan dengan perilaku pegawai Bea Cukai yang terlihat menggunakan seragam resmi di tempat-tempat umum, termasuk coffee shop.
Baca juga: Rumah Uya Kuya Dijerang Massa, Permintaan Maaf Tercetus
Salah satu laporan mencolok datang dari seorang whistleblower yang menceritakan aktivitas pegawai Bea Cukai di Starbucks.
Ia mengungkapkan bahwa pegawai sering terlihat membuka laptop dan mendiskusikan bisnis di lokasi tersebut sambil mengenakan seragam dinas.
Laporan ini menyoroti tidak hanya pelanggaran etika kerja, tetapi juga potensi merusak reputasi Kementerian Keuangan di mata publik.
Menteri Purbaya menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas institusi dan mendisiplinkan pegawai yang melanggar aturan.
Dalam pernyataannya, ia menyatakan, "Hari Senin kalau ada yang begini lagi akan saya pecat, saya persulit," menunjukkan keseriusan untuk mengatasi masalah ini.
Peringatan ini menjadi sinyal bagi semua pegawai agar lebih memperhatikan etika kerja dan penggunaan seragam dinas, terutama dalam konteks waktu kerja.
Baca juga: Aksi Nekat Pria Berjaket Ojol Mengguncang Stasiun Cikini
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: