Footgolf: Olahraga Baru yang Menarik Minat di Indonesia
Footgolf, sebuah olahraga unik yang mengombinasikan sepak bola dan golf, kini menjadi sorotan di Indonesia, termasuk oleh kalangan selebritas. Federasi Footgolf Indonesia baru-baru ini mengadakan Turnamen Footgolf Indonesia Open 2025 di Sentul, Jawa Barat, sebagai langkah untuk memperkenalkan olahraga ini kepada masyarakat.
Baca juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Kalangan Generasi Muda
Ketua Umum Federasi Footgolf Indonesia, Amrit Punjabi, berharap turnamen ini dapat menarik perhatian publik. Pasalnya, olahraga ini tidak hanya melibatkan peserta lokal, tetapi juga atlet dari Malaysia, yang menunjukkan bahwa footgolf mulai dikenal secara internasional.
Footgolf adalah olahraga yang menggabungkan unsur sepak bola dan golf, dimainkan dengan cara menendang bola sepak ukuran 5 ke dalam lubang yang berukuran lebih besar. Aturan dasarnya mirip dengan golf, mulai dari perhitungan stroke hingga tata cara di lapangan.
Dalam setiap bantuan yang tersedia di lapangan, peserta dituntut untuk menyelesaikan setiap lubang dengan jumlah tendangan yang paling sedikit. Dengan demikian, footgolf menawarkan alternatif bagi penggemar sepak bola dan golf untuk menikmati kegiatan olahraga yang menantang.
Olahraga ini telah mulai menarik perhatian banyak orang, terutama di kalangan anak muda yang mencari variasi dalam aktivitas fisik mereka.
Baca juga: Kecerdasan Buatan: Inovasi Baru dalam Perawatan Keguguran
Turnamen Footgolf Indonesia Open 2025 diselenggarakan di Palm Hill, Sentul, pada tanggal 14 Desember 2025, dan menjadi ajang sosialisasi yang krusial bagi perkembangan footgolf di tanah air. Amrit Punjabi, ketua panitia, mengungkapkan, 'Turnamen ini digelar untuk memberitahukan ke semua masyarakat bahwa ada olahraga ini.'
Kehadiran atlet footgolf dari Malaysia menambah keanekaragaman dalam pertandingan ini, menunjukkan bahwa olahraga ini tidak hanya diminati di Indonesia. Atlet footgolf Malaysia, Yaqzan, memberikan pujian, 'Ya, kami senang bisa bermain di sini,' yang menunjukkan semangat pengembangan sport tersebut di Asia.
Turnamen ini diharapkan dapat membuka pintu bagi lebih banyak event di masa depan dan mendatangkan lebih banyak partisipan dari berbagai daerah.
Amrit Punjabi menekankan potensi besar footgolf di Indonesia, meskipun saat ini baru terdapat dua venue resmi. Ia menyatakan, 'Harapannya tentunya dari sini kita akan banyak ngobrol juga sama Palm Hills untuk membuka lapangan lagi,' menunjukkan optimisme terhadap pertumbuhan olahraga ini.
Meskipun footgolf masih terbilang baru, adanya event seperti Turnamen Indonesia Open membuktikan bahwa masyarakat sudah mulai mengenal dan tertarik dengan olahraga ini. Forum diskusi di antara penggiat dan pengelola venue diharapkan dapat mempercepat penyebaran dan pengembangan footgolf di seluruh Indonesia.
Dengan adanya dukungan yang semakin meningkat, ada harapan untuk memperluas jaringan venue footgolf dan meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga ini.
Baca juga: Film KPop Demon Hunters Raih Kesuksesan di Netflix
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: