Mitsubishi Rintis Kembalinya Pajero dengan Desain yang Mengguncang
Mitsubishi Motors sedang menyiapkan model terbaru dari Pajero, sebuah SUV legendaris yang telah memiliki tempat di hati penggemar otomotif. Teaser video yang baru dirilis menunjukkan desain SUV ini mirip dengan Mitsubishi Destinator.
Baca juga: WhatsApp Perbaiki Bug Keamanan yang Berpotensi Curi Data Pengguna Apple
Teaser video terbaru menunjukkan elemen desain mencolok pada SUV anyar ini. Mobil yang diduga sebagai Pajero terbaru tampak memiliki siluet serupa dengan Mitsubishi Destinator.
Iklan yang berjudul 'I Love Adventurous People' turut memperlihatkan momen penting dari sejarah Mitsubishi di arena reli. Narasi dalam iklan ini menyebutkan 'masa suram' yang mencerminkan penurunan popularitas perusahaan dalam beberapa tahun belakangan.
Baca juga: Tindakan Kecil yang Mengungkapkan Cinta kepada Pasangan
Cuplikan video mengalir ke suasana yang menggembirakan dengan penampilan Mitsubishi Triton spesifikasi reli. Triton tersebut menjadi simbol kebangkitan Mitsubishi setelah meraih kemenangan di Asia Cross Country Rally 2025.
Sorotan utama muncul di akhir video, ketika SUV misterius meluncur di jalan raya. Diduga, SUV ini merupakan prototipe Pajero terbaru yang telah terdokumentasi saat uji jalan tahun 2025 dengan kamuflase yang semakin tipis.
Pajero terkenal dengan beberapa nama, seperti Montero dan Shogun, dan telah diproduksi dari tahun 1981 hingga 2021 dalam empat generasi. Memiliki reputasi tak terbantahkan, Pajero meraih 12 kemenangan di Dakar, dengan tujuh kemenangan berturut-turut dari 2001 hingga 2007.
Saat ini, nama Pajero tetap hidup melalui Mitsubishi Pajero Sport, yang berbasiskan Triton. Meskipun ada pembaruan yang dilakukan pada 2019 dan 2024, Mitsubishi tampaknya berusaha menyajikan sesuatu yang lebih mengejutkan untuk jajaran SUV ikonik mereka.
Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman untuk Tidur Berkualitas Melalui Fengshui
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: