BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 12 JANUARI 2026 • 16:40 WIB

Kementerian Pertahanan Mengonfirmasi Pelat Dinas Palsu pada Mobil BMW Viral

Kementerian Pertahanan Mengonfirmasi Pelat Dinas Palsu pada Mobil BMW ViralKementerian Pertahanan Mengonfirmasi Pelat Dinas Palsu pada Mobil BMW Viral

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menegaskan bahwa mobil BMW putih yang viral menggunakan pelat dinas palsu. Hal ini terungkap setelah video pengemudi yang merokok di dalam mobil beredar di media sosial.

Baca juga: Mengapa Olahraga Penting untuk Kesehatan Mental dan Emosional

Marsekal Pertama TNI Toni Setiawan mengonfirmasi bahwa pelat nomor yang tertera tidak sah dan ilegal. Ia menjelaskan bahwa tidak ada izin untuk penggunaan pelat tersebut.

Pernyataan Resmi Kemenhan

Marsekal Pertama TNI Toni Setiawan menjelaskan bahwa pelat nomor Kementerian Pertahanan 51692-00 tidak sah. "Pelat tersebut tidak pernah diberikan izin untuk digunakan," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan, "Mobil sedan BMW putih dengan pelat dinas Kemenhan 51692-00 tidak termasuk dalam daftar inventaris kendaraan dinas yang seharusnya berwarna hitam."

Penelusuran oleh Biro Umum Setjen Kemenhan menunjukkan bahwa pelat tersebut sudah tidak terdaftar karena masa berlakunya telah berakhir.

Baca juga: Makanan Sehari-hari yang Ternyata Mengandung Gula Tersembunyi

Riwayat Pelat Nomor yang Disalahgunakan

Sebelum disalahgunakan, pelat nomor 51692-00 digunakan oleh Mayjen TNI (Purn) Sudibyo. Saat itu, ia menjabat sebagai Wakil Rektor I Universitas Pertahanan RI, dan izin penggunaannya telah habis pada 1 Juni 2025.

Toni menambahkan bahwa pelat yang sama juga pernah digunakan pada kendaraan lain, seperti Toyota Fortuner, yang sempat viral pada awal tahun 2025.

"Pelat nomor ini jelas merupakan tindakan penyalahgunaan yang harus ditindaklanjuti," tuturnya dalam keterangan pers.

Langkah Penegakan Hukum

Kementerian Pertahanan tengah berkoordinasi dengan Polisi Militer TNI, Polri, dan aparat penegak hukum lainnya untuk menertibkan penggunaan pelat dinas. Upaya ini bertujuan mencegah penyalahgunaan pelat dinas di masa depan.

Toni juga berpesan kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi dari media sosial. Ia menghimbau agar menunggu klarifikasi resmi dari instansi terkait sebelum mempercayai berita yang belum terverifikasi.

Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat bagi Petinju untuk Mendukung Performa Latihan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kementerian Pertahanan Mengonfirmasi Pelat Dinas Palsu pada Mobil BMW Viral

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!