BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 05 FEBRUARI 2026 • 10:18 WIB

Klarifikasi Prilly Latuconsina Terkait Status 'Open to Work' di LinkedIn

Klarifikasi Prilly Latuconsina Terkait Status Open to Work di LinkedInKlarifikasi Prilly Latuconsina Terkait Status 'Open to Work' di LinkedIn

Prilly Latuconsina mengeluarkan pernyataan resmi untuk meminta maaf atas kebingungan yang ditimbulkan dari unggahan status 'Open to Work' di LinkedIn-nya.

Baca juga: Kejadian Penjarahan Rumah Uya Kuya: Imbas Video Viral dan Permintaan Maaf yang Disampaikan

Ia menjelaskan bahwa maksud dari unggahan tersebut adalah untuk memperluas peluang kolaborasi tanpa niat untuk merugikan siapapun.

Reaksi Publik terhadap Status 'Open to Work'

Sejak mengumumkan status 'Open to Work', Prilly Latuconsina menerima banyak kritik dari pengguna media sosial. Beberapa netizen beranggapan bahwa langkah tersebut hanyalah sebuah strategi pemasaran untuk menarik perhatian publik, terutama karena ia telah berkolaborasi dengan beberapa perusahaan.

Keputusan Prilly untuk mengaktifkan status tersebut muncul setelah ia keluar dari Sinemaku Pictures, sebuah rumah produksi yang didirikannya. Situasi ini memicu spekulasi di kalangan publik terkait motif di balik pengaktifan fitur di LinkedIn tersebut.

Dalam respon terhadap kritik tersebut, Prilly menyatakan melalui unggahan di Instagram, 'Aku ingin menegaskan bahwa sejak awal aku tidak pernah berniat untuk bersikap tidak sensitif, apalagi tidak berempati terhadap situasi yang sedang dihadapi banyak orang pada saat ini.'

Baca juga: Sri Mulyani Serukan Cinta kepada Indonesia Meski Alami Insiden Penjarahan

Penjelasan atas Permasalahan di LinkedIn

Prilly menjelaskan bahwa akunnya di LinkedIn sempat mengalami masalah 'restriction' akibat lonjakan aktivitas setelah pengaktifan status 'Open to Work'. Ia mencatat bahwa dalam waktu singkat, akunnya menerima lebih dari 30 ribu tawaran koneksi.

Ia menekankan, 'Terkait penggunaan fitur Open to Work, aku ingin menggunakannya sebagai cara untuk membuka peluang kolaborasi lintas industri dan memperluas jejaring profesional, terutama di bidang atau ruang yang sebelumnya belum pernah aku coba.' Kenyataan ini menunjukkan ambisinya untuk memperluas karir di luar industri film.

Dengan keinginan tersebut, Prilly berniat untuk menjelajahi tantangan baru di bidang seperti retail sales dan field sales, yang menunjukkan komitmen kuatnya terhadap pengembangan profesional.

Komitmen untuk Kerjasama yang Positif

Prilly Latuconsina menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan kerja sama yang bermanfaat bagi banyak orang. Ia menyatakan, 'Ke depannya, aku tetap berkomitmen untuk menjalankan dan melanjutkan kerja sama serta kegiatan yang memberikan dampak positif bagi banyak orang dan komitmen ini akan terus menjadi prioritas utamaku.'

Penting untuk dicatat bahwa langkahnya untuk memperluas jaringan profesional ini sedikit banyak dipengaruhi oleh transisinya setelah keluar dari Sinemaku Pictures, yang memberikan konteks lebih pada ambisi karirnya.

Di akhir penjelasannya, Prilly meminta maaf atas situasi yang tidak nyaman yang mungkin ditimbulkan oleh status tersebut, mengucapkan terima kasih kepada publik atas perhatian dan pengertian yang diberikan.

Baca juga: Makanan Sehari-hari yang Ternyata Mengandung Gula Tersembunyi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Klarifikasi Prilly Latuconsina Terkait Status 'Open to Work' di LinkedIn

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!