BMW Lakukan Penarikan Kendaraan Global Terkait Risiko Kebakaran pada Sistem Starter
BMW mengumumkan penarikan terhadap sekitar 575 ribu unit mobil di seluruh dunia akibat potensi risiko kebakaran yang berkaitan dengan sistem starter.
Baca juga: Patung Superhero Anggota DPR Ahmad Sahroni Jadi Korban Penjarahan
Recall ini berdasarkan nomor identifikasi kendaraan (VIN), yang berarti tidak semua kendaraan dari model terkait otomatis terkena dampak.
Pabrikan mobil asal Jerman ini mengidentifikasi potensi kesalahan produksi pada komponen magnetic switch di starter motor kendaraan mereka.
Dalam kondisi tertentu, terutama pada kendaraan yang sering dinyalakan, komponen ini dapat mengalami keausan berlebihan.
Gejala awal dari masalah ini biasanya ringan, seperti kesulitan dalam menyalakan mesin atau bahkan kegagalan start.
Namun, dalam keadaan ekstrem, keausan dapat menyebabkan abrasi logam yang berisiko menimbulkan hubungan arus pendek.
Data yang dirilis menyatakan bahwa recall ini mencakup berbagai model BMW yang terkenal, termasuk 2 Series, 3 Series, 4 Series, dan X5.
Baca juga: Makanan Sehari-hari yang Ternyata Mengandung Gula Tersembunyi
Model Z4 juga tercatat dalam daftar, yang berpotensi menimbulkan risiko bagi Toyota Supra generasi terbaru karena kesamaan pada basis teknis.
Komponen starter yang menjadi sumber masalah ini diproduksi antara bulan Juli 2020 hingga Juli 2022, meski mungkin ada komponen serupa yang dipasang setelah periode tersebut.
Ini menimbulkan pertanyaan mengenai pemantauan kualitas komponen yang telah beredar di pasaran.
BMW merekomendasikan agar pemilik kendaraan yang terganggu tidak membiarkan mobil mereka menyala tanpa pengawasan, terutama setelah menggunakan fitur remote start.
Langkah ini diambil untuk mengurangi risiko kebakaran yang mungkin terjadi akibat overheat pada sistem starter.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: