Ducati Kritik Keputusan Penalti Marquez di MotoGP Thailand 2026
Ducati menilai bahwa penalti yang diterima Marc Marquez dalam Sprint Race MotoGP Thailand 2026 tidak adil dan merugikan. Pernyataan tersebut datang dari manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, setelah insiden yang terjadi di Sirkuit Buriram pada 28 Februari 2026.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak
Insiden tersebut menjadi titik fokus setelah Pedro Acosta sukses meraih podium pertama dengan waktu 1 menit 39,155 detik. Keputusan steward untuk menjatuhkan hukuman kepada Marquez memicu protes dari tim Ducati.
Saat Sprint Race berlangsung di Sirkuit Buriram, persaingan sengit terjadi antara Pedro Acosta dan Marc Marquez. Upaya Marquez untuk menyalip Acosta pada lap terakhir berujung pada insiden yang dinyatakan sebagai pelanggaran.
Kejadian ini berakibat pada keputusan pihak steward untuk memberikan penalti kepada Marquez, yang diberi beban tidak sedikit oleh Ducati. Keputusan ini dinilai menguntungkan Acosta dan membawa dampak signifikan terhadap hasil balapan.
Ducati menggambarkan situasi tersebut sebagai keputusan yang tidak adil, di mana Marquez dianggap menjadi korban dari situasi yang tidak sepenuhnya mencerminkan realitas balapan.
Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR dari Kalangan Selebritas
Davide Tardozzi mengungkapkan keberatan tim Ducati terhadap keputusan penalti tersebut, menyatakan, "Marc tidak menyentuh Pedro, ia juga tidak keluar dari lintasan. Menurut saya, hal ini tidak adil. Saya yakin Acosta pun akan melakukan hal yang sama."
Tardozzi berpendapat bahwa insiden seperti ini adalah bagian dari dinamika balapan dan seharusnya tidak diartikan sebagai pelanggaran serius. Ia khawatir bahwa keputusan semacam ini dapat mengganggu integritas dan keadilan dalam kompetisi.
Ducati menggarisbawahi pentingnya keputusan yang adil dan konsisten dari steward dalam mendukung atmosfer balapan yang sehat dan kompetitif.
Balapan utama MotoGP Thailand 2026 dijadwalkan berlangsung pada 1 Maret 2026, menjadi sorotan lanjutan setelah insiden penalti Marquez. Banyak pihak menanti apakah Marquez dapat menunjukkan performa terbaiknya setelah keputusan kontroversial tersebut.
Dengan pengalaman dan prestasi Marquez di track, penggemar berharap untuk melihat rivalitas yang tetap ketat dan menarik dalam balapan berikutnya. Perhatian kini tertuju pada bagaimana ia akan bangkit dari penalti yang dijatuhkan.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: