BMW iX3: Generasi Baru SUV Listrik yang Siap Menggebrak GIIAS 2026
BMW bersiap meluncurkan iX3 generasi terbaru pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kendaraan ini tidak hanya mewakili evolusi dari model sebelumnya, tetapi juga menunjukkan komitmen BMW dalam pengembangan mobil listrik ke depannya.
Baca juga: Peluncuran Realme Chill Fan Phone dengan Baterai 15.000 mAh di 828 Global Fan Festival 2025
Generasi terbaru iX3 memiliki dimensi yang sedikit lebih besar dibandingkan pendahulunya, dengan ukuran panjang 4.783 mm, lebar 1.895 mm, dan tinggi 1.636 mm. Penambahan jarak sumbu roda sekitar 34 mm memberikan ruang lebih dalam kabin.
Desain luar mengadaptasi bahasa desain terbaru yang terinspirasi dari BMW Vision Neue Klasse X. Fitur seperti grille kidney vertikal dan lampu utama ganda menciptakan tampilan yang modern dan dinamis.
Model ini juga mengintegrasikan elemen desain dari BMW klasik, seperti 2002 Series, serta unggul dalam aerodinamika, dengan koefisien hambatan udara yang mencapai 0,24.
Bagian interior iX3 menawarkan sistem Panoramic iDrive dengan layar yang memanjang dari pilar ke pilar di bawah kaca depan. Ini termasuk layar tengah berukuran 17,9 inci dan head-up display 3D opsional.
Baca juga: Kecerdasan Buatan: Inovasi Baru dalam Perawatan Keguguran
Fitur-fitur penting yang mencakup tombol fisik tetap tersedia, sementara sistem audio Harman Kardon dengan 13 speaker menjanjikan kualitas suara yang luar biasa. Selain itu, panoramic moonroof menyediakan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan.
Kabin dirancang untuk menampung hingga lima penumpang, dengan kapasitas bagasi mencapai 861 liter, dan dapat diperluas hingga 1.841 liter dengan kursi belakang dilipat.
Model iX3 50 xDrive dibekali dua motor listrik yang mampu memproduksi tenaga hingga 463 hp dengan torsi maksimum mencapai 645 Nm. Ini memungkinkan akselerasi dari 0 hingga 97 km/jam dalam waktu hanya 4,7 detik.
Meskipun memiliki performa yang impresif, kecepatan maksimum dibatasi hingga 209 km/jam. BMW mengklaim bahwa iX3 dapat menempuh jarak hingga 644 km berdasarkan standar pengujian EPA.
Keunggulan lainnya adalah dukungan untuk teknologi pengisian cepat DC hingga 400 kW, yang memungkinkan pengisian baterai dari 10 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 21 menit.
Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Menjaga Kesehatan Optimal
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: