Teuku Rassya Menanggapi Isu Kehadiran Tamara Bleszynski di Acara Pernikahan
Teuku Rassya, putra dari artis Tamara Bleszynski, baru saja melangsungkan pernikahan dengan Cleantha Islan di Hotel Raffles, Jakarta Selatan pada Minggu, 12 April 2026.
Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri untuk Hubungan yang Sehat
Namun, kehadiran Tamara sebagai tamu undangan memicu spekulasi, sehingga Rassya merasa perlu melakukan klarifikasi untuk mengatasi kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat.
Dalam unggahannya di Instagram, Rassya menyebut bahwa klarifikasinya bukan untuk mengumbar privasi, melainkan untuk menyelesaikan kesalahpahaman yang telah meluas di publik.
Ia menekankan pentingnya meluruskan informasi yang salah, khususnya ketika menyangkut reaksi publik yang sering kali tidak berdasarkan fakta.
Rassya menjelaskan bahwa peran ibunya dalam acara pernikahan seharusnya dihormati. 'Mana mungkin terlintas buat ngundang ibu sendiri sebagai tamu?', ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa ibunya adalah yang pertama dihormati dalam prosesi adat seperti sungkeman.
Selain isu kehadiran, Rassya juga membahas mengenai busana yang menjadi kontroversi. Ia menerangkan bahwa semua keputusan terkait busana telah dibahas sebelumnya.
Baca juga: Mengapa Finfluencer Penting Dalam Meningkatkan Pengetahuan Finansial
Awalnya, istri Rassya telah menyiapkan kain untuk busana akad dan resepsi, namun ibunya memilih untuk menemui sahabatnya di Bali untuk membuat pakaian, yang sayangnya tidak dapat terlaksana akibat masalah kesehatan sahabat tersebut.
Dalam situasi mendesak, ibunya akhirnya meminta bantuan untuk mencari penjahit baru. Proses penyesuaian pun dilakukan dengan sangat tergesa-gesa sebelum hari H.
Rassya menjelaskan bahwa meskipun proses tersebut penuh tantangan, semua komunikasi tetap berjalan dengan baik.
Di akhir klarifikasinya, Rassya meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam memberikan penilaian, terutama berdasarkan informasi yang tidak lengkap.
Ia mengakui gaya komunikasi ibunya yang sering kali puitis dan dapat ditafsirkan berbeda, namun hal tersebut tidak seharusnya menyebabkan prasangka negatif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: