Dunia bisnis properti Indonesia berduka setelah wafatnya The Ning King, pendiri Alam Sutera Realty Tbk, pada Minggu, 2 November 2025.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Menjaga Kebugaran di Rumah
Menurut kabar yang beredar, The Ning King meninggal dunia pada usia 94 tahun, dengan informasi resmi disampaikan melalui akun media sosial Alam Sutera.
Kabar Duka dan Penghormatan
Setelah diumumkannya berita duka, akun Instagram resmi Alam Sutera mengungkapkan, 'Segenap keluarga besar Alam Sutera Group menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kiranya damai dan terang Kasih Kristus senantiasa menyertai dan memberi penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan.'
Pernyataan resmi dari manajemen PT Alam Sutera Realty Tbk juga menekankan kedalaman kehilangan ini, menyatakan, 'Dengan duka yang mendalam, kami menyampaikan kabar bahwa Bapak The Ning King, pendiri Argo Manunggal Group, telah berpulang ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa.'
Baca juga: Makanan Sehari-hari yang Ternyata Mengandung Gula Tersembunyi
Jejak Karier The Ning King
Karier The Ning King dimulai pada tahun 1949 saat beliau mendirikan Argo Manunggal Group yang fokus pada sektor tekstil.
Dengan kepemimpinannya, grup tersebut mengalami pertumbuhan yang signifikan, yang kemudian membawanya menjadi pemegang saham mayoritas di PT Alam Sutera Realty Tbk, perusahaan yang diakui dalam sektor properti Indonesia.
Warisan Alam Sutera
Di bawah arahannya, Alam Sutera Realty Tbk tumbuh menjadi salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia, dengan proyek besar seperti Alam Sutera Township.
Warisan yang ditinggalkan oleh The Ning King akan terus dikenang sebagai bagian penting dalam sejarah dan perkembangan industri properti di tanah air.
Baca juga: Destinasi Terbaik untuk Menyaksikan Sunset di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: