Senin, 10 NOVEMBER 2025 • 20:29 WIB

Kontroversi Erspo di Jakarta Fashion Week 2025: Respon dan Dampak di Media Sosial

Author

Kontroversi Erspo di Jakarta Fashion Week 2025: Respon dan Dampak di Media Sosial

Brand olahraga Indonesia, Erspo, menghadapi hujatan setelah menampilkan Azizah Salsha sebagai model dalam peragaan busana Jakarta Fashion Week (JFW) 2025.

Baca juga: Dolby Vision 2: Teknologi Visual Terbaru untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup

Kritik keras yang muncul di media sosial memicu protes dan berujung pada permohonan maaf dari pihak Erspo.

Kontroversi di Jakarta Fashion Week 2025

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, Azizah Salsha tampak mengenakan tanktop putih dan mini skirt plisket toska sambil memegang raket padel. Penampilan tersebut tidak diterima baik oleh sejumlah warganet.

Banyak komentar merujuk pada ketidakpantasan pemilihan Azizah sebagai contoh talent masyarakat.

Sejumlah netizen menyampaikan protes secara langsung melalui siaran live di akun media sosial Erspo, mengekspresikan kekecewaan mereka.

Salah satu komentar menyatakan, 'Cancel culture! Bisa-bisanya pakai model problematik nurul nurul enggak jelas.'

Permintaan Maaf Erspo

Menanggapi kritik yang muncul, Erspo mengeluarkan pernyataan permohonan maaf yang disebarkan melalui akun media sosial. Pernyataan tersebut menyatakan, 'Dengan ini, kami memohon maaf dengan tulus atas keterlibatan beberapa talent (muse) dalam acara Jakarta Fashion Week.'

Baca juga: Peluncuran Realme Chill Fan Phone dengan Baterai 15.000 mAh di 828 Global Fan Festival 2025

Selain permohonan maaf, Erspo juga mengakui pentingnya pembelajaran dari insiden ini untuk memperbaiki proses pemilihan talent selanjutnya.

Mereka menegaskan komitmen untuk menjadi lebih selektif dan bertanggung jawab dalam memilih wajah-wajah yang akan mewakili brand.

Selain itu, pihak Erspo juga meminta maaf atas respons dari host yang dianggap kurang pantas saat siaran live.

Pendapat Warganet dan Dampaknya

Kritik dari netizen tidak berhenti setelah permohonan maaf tersebut, di mana banyak yang merasa keputusan Erspo merusak reputasi brand dan karya model lainnya.

Seorang warganet berkomentar, 'Kasian yang lain sudah totalitas dan bagus jadi rusak semua gara-gara ada si Nurul Zize itu.'

Kritik ini menggambarkan dampak psikologis terhadap para talent yang terlibat dalam acara tersebut.

Isu ini membuka diskusi lebih luas mengenai pemilihan talent dalam industri mode dan bagaimana media sosial membentuk opini publik.

Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Menjaga Kesehatan Optimal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU