Penyanyi Nadin Amizah mengonfirmasi melalui media sosial tentang kondisi medis yang menghambat karirnya, yaitu spasmodic dysphonia (SD). Ia menjelaskan dampak kondisi ini terhadap kemampuan vokalnya yang menurun drastis.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Anggota DPR dari Kalangan Selebritas
Memahami Spasmodic Dysphonia
Spasmodic dysphonia (SD) adalah gangguan suara yang memengaruhi laring atau kotak suara, serta pita suara. Menurut Cleveland Clinic, kondisi ini dapat menyebabkan suara terputus secara tiba-tiba, tampak tegang, atau sangat lemah saat berbicara.
Kondisi ini disebabkan oleh kejang pada otot-otot yang mengendalikan pita suara tanpa dapat dikendalikan. Akibatnya, pita suara yang biasanya bergetar saat berbicara menjadi tidak berfungsi secara optimal.
Gejala yang muncul bervariasi, termasuk suara yang tegang, serak, atau terputus-putus. Beberapa orang mungkin juga mengalami suara yang terdengar seperti napas atau berbisik, yang membuat komunikasi menjadi sulit.
Penyebab dan Gejala
Spasmodic dysphonia dapat disebabkan oleh gangguan pada bagian otak yang disebut ganglia basalis, yang mengkoordinasikan gerakan otot akibat sinyal otak yang tidak normal. Kondisi ini biasanya ditemukan pada individu berusia antara 30 hingga 60 tahun.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Kejang pada otot-otot pita suara menyebabkan pita suara menutup terlalu rapat, yang menghasilkan suara terdengar tegang, atau terlalu terbuka sehingga suara menjadi lemah. Ini menjadikan interaksi verbal menjadi sangat menantang.
Beberapa gejala umum yang dialami penderita SD termasuk suara yang tegang dan tercekik, serak yang berkepanjangan, serta suara yang bergetar atau gemetar.
Perjuangan Nadin Amizah
Dalam unggahan terbaru, Nadin Amizah menekankan dampak besar dari spasmodic dysphonia terhadap karir menyanyinya. Ia mengungkapkan, "Bahkan ngomong kelamaan aja leher pegel dan sakit bgttt. Range vocal menyempit/turun dari range sebelumnya."
Ia juga menambahkan, "Jadi kalau dibilang gabisa nyanyi sih, ga juga ya, bisa bisa aja. Tapi bayangin sesedih apa sesuatu yang biasanya semudah dan seringan bernapas untukku jadi sesuatu yang berat." Hal ini menggambarkan betapa sulitnya kondisi yang dihadapinya.
Untuk menghadapi tantangan ini, Nadin berencana menjalani terapi berbicara disertai latihan vokal. Ia berharap dapat terus aktif di dunia musik sambil menjalani proses pemulihan.
Baca juga: Tindakan Kecil yang Mengungkapkan Cinta kepada Pasangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: