Pernikahan yang Menuai Kontroversi: Pengakuan Aurelie Moeremans dan Bantahan Roby Tremonti
Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti pada tahun 2011 kembali mendapat perhatian publik setelah perilisan buku berjudul 'Broken Strings'. Buku tersebut memuat pengakuan Aurelie mengenai tidak adanya kehadiran orang tua serta tekanan yang dialaminya saat pernikahan tersebut.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Terbaru
Aurelie, yang menikah dalam usia muda, menyatakan bahwa ia merasa terancam dalam keputusan tersebut. Namun, Roby Tremonti membantah tuduhan tersebut, menganggap pernikahan mereka adalah atas dasar suka sama suka.
Kronologi Pernikahan yang Kontroversial
Aurelie Moeremans mengungkapkan fakta mengejutkan terkait perjalanan pernikahannya dengan Roby Tremonti. Ia menyatakan, 'Aku menikah itu di gereja Cibinong, aku lupa namanya. Pokoknya di Cibinong dan itu enggak sah sebenarnya karena dilakukan tanpa ada orang tua aku.'
Dalam wawancara, Aurelie juga menjelaskan, 'Teman aku enggak ada, enggak ada keluarga aku juga dan benar-benar hanya keluarga dia saja.' Latar belakang ini memunculkan ketidaknyamanan bagi Aurelie, yang merasa tidak mengenal sebagian besar hadirin di acara tersebut.
Aurelie menyatakan bahwa Roby memberikan ancaman untuk memaksanya menikah, menggambarkan situasi yang membuatnya sangat tertekan. 'Dia kayak seenaknya ngancam, kalau kamu enggak gini, aku sebarin loh,' tuturnya.
Baca juga: Mengapa Olahraga Penting untuk Kesehatan Mental dan Emosional
Usia Muda dan Ancaman
Aurelie menegaskan bahwa pernikahan tersebut terjadi ketika ia berusia 18 tahun dan Roby telah menunggu sejak berusia 16 tahun. 'Saat itu aku menikah di usia 18 tahun. Jadi, dia memang menunggu aku dari usia 16 tahun sampai 18 tahun supaya bisa menikahi aku,' ujarnya.
Ia mengisahkan pertemuan pertamanya dengan Roby di sebuah mal di Jakarta, yang dihadiri oleh dua pengacara. 'Aku bingung kok ada pengacara? Ternyata untuk menikah,' jelas Aurelie, yang merasa tidak siap menghadapi situasi ini.
Roby kemudian membantah semua tuduhan yang diajukan oleh Aurelie, mengklaim bahwa hubungan mereka berdasarkan kesepakatan bersama. 'Mendingan pada saat itu dia lapor polisi langsung jadi biar jelas gitu. Karena buat gue itu enggak ada,' katanya.
Bantahan Roby Tremonti
Roby Tremonti memberikan pandangannya terkait pernikahan mereka, menyatakan bahwa hubungan itu dibangun atas dasar suka sama suka. 'Gue menikah itu sama dia ya karena atas dasar suka sama suka,' ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Aurelie sendiri yang mengurus surat baptis dari Belgia dan berupaya mencari baju pengantin. 'Enggak ada yang namanya pemaksaan atau ancaman-ancaman itu basi banget, enggak ada,' tegas Roby.
Roby menyebut pernikahan mereka berlangsung pada 10 Oktober 2011 dan menegaskan bahwa mereka berdua sama-sama bersiap untuk momen tersebut.
Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: