Atta Halilintar memberikan klarifikasi mengenai hubungan keluarga dengan Aurel Hermansyah setelah munculnya spekulasi negatif di media sosial.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya yang Terlibat Insiden Perampokan
Dalam penjelasannya, Atta menegaskan bahwa hubungan keluarganya saling mendukung dan berada dalam keadaan baik.
Klarifikasi dari Atta Halilintar
Atta Halilintar menyampaikan bahwa semua tuduhan mengenai ketidak harmonisan di keluarganya tidak benar. Dalam wawancara, ia menjelaskan, "Kalau soal itu (postingan Atta di TikTok) dikait-kaitkan saja, semua baik-baik saja."
Menurut Atta, semua anggota keluarga saling mendukung dan mengharapkan yang terbaik satu sama lain. Ia menambahkan, "Semua saling mendoakan, saling support, dan juga saling mendukung."
Isu mengenai cucu kesayangan juga ditepis Atta, di mana ia menegaskan, "Enggak ada itu," sembari meminta masyarakat untuk mendoakan agar keluarganya selalu dalam keadaan baik.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Terbaru
Sorotan Media Sosial
Perhatian warganet terfokus pada hubungan Aurel dan keluarga Atta setelah unggahan ibunda Atta, Lenggogeni Faruk, yang mencantumkan baby Arash, putra Thariq, tanpa mengikutsertakan Aurel dan anak-anaknya.
Postingan tersebut memicu banyak spekulasi ketika Lenggogeni sempat menyebut baby Arash sebagai "cucu kesayangan" sebelum mengubahnya menjadi "cucu sayang." Hal ini menarik perhatian publik dan menjadi viral.
Keriuhan tersebut mendorong Atta untuk berkomentar di TikTok pribadinya, mengatakan, "Tidak diajak jangan ikut, tidak dilibatkan jangan ikut campur," untuk menanggapi situasi tersebut.
Tanggapan dari Thariq Halilintar
Thariq Halilintar, adik Atta, juga menyampaikan pendapatnya mengenai isu ini. Ia menyebut tudingan ketidak harmonisan keluarga sebagai narasi negatif dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Heran sama orang-orang yang pengin banget mengadu domba keluarga kita," tulis Thariq di akun Instagram miliknya untuk merespon spekulasi yang beredar.
Ia menambahkan bahwa potongan video yang diputarbalikkan telah menciptakan narasi yang tidak relevan, dan menegaskan, "Kita satu kesatuan dan kita bahagia."
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: