Menjelajahi Quiet Luxury: Paradigma Baru Fashion di Indonesia
Quiet luxury, sebuah konsep fashion minimalis, telah mendapatkan perhatian yang signifikan di kalangan pecinta mode global di Indonesia.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Fokus pada kesederhanaan elegan dan kualitas bahan menggantikan simbol kekayaan yang mencolok, menciptakan perubahan dalam cara berpakaian masyarakat.
Konsep quiet luxury lahir dari kesadaran akan dampak negatif dari konsumsi berlebihan di industri mode. Istilah ini mulai populer bersamaan dengan meningkatnya minat akan fashion yang memperhatikan aspek etika dan keberlanjutan.
Desainer fashion berbagai brand secara aktif berinovasi, mengurangi elemen berlebih dalam desain, sehingga fokus pada materi berkualitas tinggi. Ini sangat relevan dengan kondisi saat ini di mana keseimbangan antara visual dan kepribadian mulai menjadi prioritas.
Seiring perkembangan zaman, banyak orang mulai beralih ke pilihan yang lebih berkelanjutan dan etis, sehingga muncul kebutuhan untuk memberikan nilai lebih dalam berpakaian.
Baca juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Kalangan Generasi Muda
Fashion minimalis sangat identik dengan penggunaan palet warna netral dan desain yang sederhana namun anggun. Pakaian dalam kategori ini diproduksi dengan bahan berkualitas tinggi untuk memastikan daya tahan yang lebih lama.
Ciri khasnya terletak pada desain bersih yang minim hiasan, menggambarkan bahwa pemakainya lebih memilih kenyamanan dan kealamian. Ini menunjukan peningkatan apresiasi masyarakat terhadap gaya yang tidak berlebihan dan keanggunan yang elegan.
Karakteristik ini juga menunjukkan pergeseran nilai dalam masyarakat, di mana estetika sederhana namun bermakna mulai menjadi lebih dihargai.
Di tanah air, tren quiet luxury semakin meluas, terutama di kalangan masyarakat perkotaan. Brand lokal pun mulai berinovasi, menawarkan koleksi dengan mempertahankan kualitas tinggi sekaligus menghormati kearifan lokal.
Pandemi telah memicu perubahan dalam gaya hidup, mendorong individu untuk lebih kritis terhadap pilihan fashion. Masyarakat kini lebih sadar akan dampak lingkungan dari pilihan mereka, sejalan dengan nilai-nilai yang diusung konsepsi quiet luxury.
Hal ini menciptakan sinergi antara fashion dan kesadaran sosial, di mana konsumen semakin memilih brand yang menghadirkan makna lebih dalam setiap produk yang mereka tawarkan.
Baca juga: Sri Mulyani Serukan Cinta kepada Indonesia Meski Alami Insiden Penjarahan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: