Kontroversi Penampilan Azizah Salsha di Jakarta Fashion Week 2025
Brand olahraga Indonesia, Erspo, tengah menjadi sorotan warganet setelah menampilkan Azizah Salsha di Jakarta Fashion Week 2025.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Anggota DPR dari Kalangan Selebritas
Penampilan Azizah yang dianggap tidak pantas memicu reaksi negatif yang luas di media sosial, terutama terkait dengan norma etika dalam dunia fashion.
Azizah Salsha, mantan istri pesepak bola Pratama Arhan, tampil di atas panggung Jakarta Fashion Week 2025 dengan mengenakan tanktop putih dan mini skirt plisket toska sambil membawa raket padel.
Video penampilannya segera viral, tetapi tidak lama kemudian, banyak kritik muncul dari netizen yang menilai penampilannya tidak layak, mengakibatkan sentimen negatif dalam komunitas online.
Tags seperti 'cancel culture' langsung menyerbu akun media sosial Erspo, dengan permintaan agar brand tersebut menghentikan dukungan terhadap Azizah.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Menanggapi protes yang luas, Erspo akhirnya mengeluarkan permohonan maaf melalui akun media sosial resmi mereka yang diunggah ulang oleh akun @Tante.rempong.official.
"Dengan ini, kami memohon maaf dengan tulus atas keterlibatan beberapa talent (muse) dalam acara Jakarta Fashion Week," ungkap pihak Erspo, menekankan pentingnya batasan dalam pemilihan talent.
Erspo juga menegaskan bahwa kejadian ini memberikan pelajaran untuk meningkatkan proses pemilihan talent yang lebih selektif dan bertanggung jawab di masa mendatang.
Selain permohonan maaf untuk Azizah, Erspo juga meminta maaf atas respons host yang dinilai menyinggung selama siaran langsung.
"Kami telah melakukan evaluasi menyeluruh dan mengambil langkah tindak lanjut sesuai prosedur internal agar kejadian serupa tidak terulang," tulis mereka, menunjukkan komitmen terhadap profesionalisme.
Insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi Erspo dalam menjaga reputasi dan menghormati semua pihak yang terlibat dalam acara tersebut.
Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Pasca Penjarahan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: