Pengungkapan CEO Hermes Soal Kontroversi Pertemuan dengan Jeffrey Epstein
Axel Dumas, CEO rumah mode mewah Prancis, Hermes, berbicara mengenai keterlibatannya dengan Jeffrey Epstein dalam pernyataan terbaru yang mengejutkan. Dumas mengonfirmasi bahwa mereka pernah bertemu pada tahun 2013 di workshop Hermes tanpa undangan resmi.
Baca juga: Peluncuran Realme Chill Fan Phone dengan Baterai 15.000 mAh di 828 Global Fan Festival 2025
Pertemuan itu berlangsung di hadapan para tamu yang diundang oleh Woody Allen, meskipun Epstein tidak terdaftar dalam daftar tamu. Pernyataan Dumas menjadi sorotan seiring terungkapnya beberapa undangan yang ditolak sebelumnya.
Pertemuan antara Axel Dumas dan Jeffrey Epstein berlangsung pada bulan Maret 2013. Dalam acara tersebut, Epstein muncul tanpa undangan dan bergabung dengan grup tamu yang diundang oleh Woody Allen.
Dumas menjelaskan dalam presentasi hasil keuangan tahunan Hermes pada 12 Februari 2026, "Dia tidak ada dalam daftar tamu dan bergabung dengan sekelompok tamu yang diundang oleh Woody Allen dan istrinya, tanpa pemberitahuan sebelumnya." Pernyataan ini menunjukkan perlunya prosedur ketat dalam undangan acara Hermes.
Kantor Hermes mencatat bahwa adanya kehadiran Epstein dalam kapasitas tamu bukanlah bagian dari kebijakan mereka yang biasa dan dianggap sebagai pelanggaran terhadap aturan yang ada.
Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word
Setelah pertemuan tersebut, Jeffrey Epstein berupaya melakukan kontak dengan Dumas sebanyak tiga kali. Menurut Dumas, semua permohonan tersebut ditolak secara tegas.
"Setelah itu, dia mencoba bertemu dengan saya tiga kali, yang selalu saya tolak," ujarnya, menekankan komitmennya untuk tidak melanjutkan hubungan dengan Epstein.
Penolakan tersebut mencerminkan etika profesional Dumas dan sikap Hermes yang berpegang pada nilai-nilai tertentu dalam menjaga citra merek mereka.
Pada tahun 2016, Jeffrey Epstein berpartisipasi dalam lelang amal yang diadakan oleh Hermes dan berhasil memenangkan hadiah berupa kursus pelajaran lokakarya. Dumas menjelaskan, "Ketika kami mengetahui bahwa dia adalah pemenangnya, kami menolak dan memberikan kompensasi kepada badan amal tersebut dengan jumlah yang setara."
Keputusan ini menunjukkan kebijakan Hermes dalam menjaga integritas dan reputasi perusahaan meskipun ada partisipasi Epstein dalam acara tersebut.
Dumas juga menolak permintaan Epstein untuk mendekorasi ulang interior jet pribadi miliknya. Ia menegaskan kembali, "Dia memiliki reputasi yang buruk," yang menyoroti kesadaran Hermes dalam mempertahankan standar etika dan nilai dalam bisnis mereka.
Baca juga: Film KPop Demon Hunters Raih Kesuksesan di Netflix
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: