Met Gala 2026 akan mengusung tema 'Costume Art', merayakan hubungan mendalam antara fashion dan tubuh manusia. Acara ini merupakan pameran dan penggalangan dana yang diorganisir oleh Costume Institute dari The Metropolitan Museum of Art di New York.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Tema ini bertujuan untuk menekankan pentingnya peran tubuh dalam konteks fashion serta seni. Andrew Bolton, kurator Costume Institute, menegaskan bahwa fashion berfungsi sebagai medium untuk menyampaikan ekspresi artistik yang terhubung dengan tubuh.
Fokus pada Hubungan Tubuh dan Fashion
Tema 'Costume Art' dihadirkan untuk menjelaskan pentingnya tubuh dalam konteks fashion dan seni. Andrew Bolton mengungkapkan, 'Saya ingin fokus pada peran sentral tubuh yang berbusana di dalam museum, menghubungkan representasi artistik tubuh dengan fashion sebagai bentuk seni yang terwujud.'
Pameran ini mempersembahkan seni barat dari zaman prasejarah hingga kontemporer dan memadukan koleksi busana yang ada di museum. Hal ini dirangkum dalam pernyataan akun resmi Instagram @metmuseum, yang menyatakan bahwa pameran bertujuan untuk memperlihatkan interaksi mendasar antara busana dan tubuh.
Baca juga: Meningkatkan Produktivitas dengan Fengshui Meja Kerja
Mendefinisikan Ulang Konsep Fashion
Andrew Bolton menekankan bahwa fashion bukan sekadar tentang pakaian yang dikenakan. 'Fashion merupakan sesuatu yang tak bisa dilepaskan dari tubuh,' tuturnya, juga menambahkan, 'Yang menghubungkan setiap departemen kuratorial dan yang menghubungkan setiap galeri di museum adalah fashion, atau tubuh yang berbusana.'
Konsep ini mengubah cara kita memahami fashion, menjadikannya lebih dari sekadar pilihan estetika. Sebaliknya, fashion menjadi sarana ekspresi yang penting bagi identitas dan penampilan tubuh.
Detail Acara dan Partisipasi Selebritas
Met Gala 2026 dijadwalkan berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026, menjadi momen penting bagi The Metropolitan Museum of Art. Acara tersebut akan dilangsungkan di area baru seluas sekitar 1.114 meter persegi yang terletak dekat dengan Gallery Hall.
Anna Wintour, mantan pemimpin redaksi Vogue, kembali berperan sebagai pemandu daftar tamu. Meskipun tema 'Costume Art' tidak identik dengan dress code tamu selebritas, desain busana diharapkan akan mencerminkan tema yang ada.
Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion yang Tak Pernah Lekang oleh Waktu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: