BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 10 JULI 2025 • 04:47 WIB

Lonjakan Harga Tembaga dan Peluang bagi Indonesia

Lonjakan Harga Tembaga dan Peluang bagi IndonesiaGenerated by Journalist AI

urbanstory.id – Harga tembaga meningkat signifikan setelah pengumuman tarif 50% untuk tembaga impor oleh Presiden AS Donald Trump. Lonjakan ini menciptakan peluang bagi Indonesia untuk mengoptimalkan posisi di pasar global.

Harga tembaga kini tercatat mencapai US$5,676 per pon, atau sekitar $12.510 per ton, meningkat 3,58% dalam waktu sehari akibat defisit pasokan dari Amerika Latin dan permintaan yang tumbuh dari sektor kendaraan listrik.

Kenaikan Harga Tembaga dan Dampaknya

Kenaikan harga tembaga menjadi imbas dari kebijakan tarif yang diumumkan oleh Trump, yang langsung berdampak kepada negara-negara pengeskpor besar seperti Peru dan Meksiko. Hal ini membuka kesempatan bagi Indonesia, karena sebagian besar ekspor tembaganya ditujukan ke China dan kawasan Asia lainnya.

Selama tahun 2024, tren kenaikan harga tembaga terus berlanjut, dengan defisit pasokan yang diperburuk oleh permintaan yang terus tumbuh di sektor kendaraan listrik dan kemajuan teknologi AI. Indonesia, dengan basis ekspornya yang kuat ke Asia, berada dalam posisi untuk meraih keuntungan dari keadaan ini.

Potensi Ekspor dan Penerimaan Negara

Data terbaru dari Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa Indonesia mengekspor bijih tembaga senilai US$2,26 miliar dan produk tembaga serta turunannya mencapai US$781 juta antara Januari hingga April 2024. Dengan situasi ini, Indonesia berpotensi mengisi kekosongan yang ditinggalkan negara-negara lain karena tarif yang diterapkan oleh AS.

Penerimaan negara dari bea keluar tembaga juga mengalami peningkatan signifikan, dengan bea keluar melonjak hingga Rp14,6 triliun pada semester I 2025, naik 327,6% dari target dan tumbuh 80,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan kontribusi sektor tembaga yang semakin penting bagi perekonomian negara.

Cadangan dan Produksi Tembaga Indonesia

Menurut data dari USGS yang dikutip oleh Kementerian ESDM, Indonesia memiliki cadangan logam tembaga sebesar 24 juta ton, yang merupakan 3% dari total cadangan global. Secara keseluruhan, cadangan bijih tembaga Indonesia mencapai 2,63 miliar ton, dengan produksi tahunan sebesar 100 juta ton.

Dengan cadangan besar dan fasilitas pengolahan yang memadai, Indonesia memiliki potensi untuk menjadi pemain penting di pasar tembaga global. Negara ini berpeluang memperkuat ketahanan ekonominya dan menjadi alternatif pemasok di tengah ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Lonjakan Harga Tembaga dan Peluang bagi Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!