Tahu merupakan sumber protein nabati yang banyak digunakan dalam masakan Indonesia, namun sering kali mengalami kerusakan saat proses penggorengan.
Baca juga: Mengapa Finfluencer Penting Dalam Meningkatkan Pengetahuan Finansial
Dengan mempraktikkan teknik yang tepat, tahu dapat diolah menjadi hidangan renyah dan utuh tanpa hancur.
Memilih Jenis Tahu yang Tepat
Memilih tahu yang tepat adalah langkah awal yang penting. Tahu putih dan kuning memiliki karakteristik tekstur yang berbeda, di mana tahu kuning cenderung lebih kokoh dan lebih tahan saat digoreng.
Ketersediaan tahu segar juga sangat penting; pastikan tahu yang dipilih tidak terlalu banyak mengandung air agar lebih tahan saat dimasak.
Baca juga: Tanggapan Kontroversial Gaji Anggota DPR yang Dinonaktifkan
Proses Pengeringan Tahu Sebelum Menggoreng
Pengeringan tahu sebelum penggorengan merupakan tahap yang tidak boleh dilewatkan. Menggunakan tisu dapur untuk menyerap kelebihan air bisa sangat membantu.
Teknik penekanan dengan benda berat selama beberapa menit juga efektif dalam mengeluarkan kelembapan berlebih. Kedua metode ini bertujuan untuk mencegah tahu dari kerusakan saat kena panas.
Teknik Menggoreng yang Ideal
Proses penggorengan tahu harus dilakukan dengan perhatian terhadap suhu minyak. Minyak yang telah dipanaskan hingga suhu antara 170 hingga 180 derajat Celsius sangat ideal untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Menggoreng dalam jumlah sedikit dapat mencegah penurunan suhu minyak yang terlalu drastis. Selain itu, menghindari terlalu sering membolak-balik tahu juga penting agar bentuknya tetap utuh.
Baca juga: Patung Superhero Anggota DPR Ahmad Sahroni Jadi Korban Penjarahan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: