BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 01 AGUSTUS 2025 • 06:52 WIB

Ashanty Tutup Bisnis Kue Lu’miere Setelah Enam Tahun Beroperasi

urbanstory.id – Artis terkenal Ashanty secara resmi menutup seluruh outlet bisnis kue Lu’miere setelah enam tahun beroperasi. Pengumuman tersebut dilakukan dalam sebuah konferensi pers pada Kamis (31/7) di outlet Lu’miere yang berada di Radio Dalam, Jakarta Selatan.

Alasan di Balik Penutupan Lu’miere

Dalam konferensi pers, Ashanty menjelaskan bahwa penutupan Lu’miere terjadi karena masalah internal yang tidak bisa dijelaskan secara rinci. Ia menekankan bahwa fokus utama dalam keputusan ini adalah menjaga konsistensi mutu produk.

Ashanty mengungkapkan, “Mungkin yang bisa aku bilang adalah Lu’miere ini, yang aku jual kan kualitas, kualitas nomor satu.” Penurunan kualitas produk antara satu outlet dan yang lain menjadi isu yang tidak bisa ia abaikan.

Ia juga menyatakan, “Jadi di saat dalam perjalanan, kualitas ini sudah berbeda antara satu dengan yang satu dan tidak ada titik temu.” Hal ini menjadikan keputusannya untuk menutup outlet-outlet Lu’miere di seluruh Indonesia semakin kuat.

Dampak Penutupan Terhadap Karyawan

Dengan penutupan Lu’miere, sekitar 200 karyawan yang bekerja di 15 outlet yang tersebar di beberapa kota seperti Jakarta, Cirebon, Bandung, dan Manado terdampak. Pihak manajemen memberikan informasi kepada timnya sekitar dua hingga tiga bulan sebelum penutupan resmi dilakukan.

Ashanty berkomitmen untuk memberdayakan sekitar 50 karyawan yang masih setia bersamanya dengan membuka usaha baru yang menyediakan bakmi ayam dan es campur. “Nah di sini aku masih nyewa tempat sampai tahun depan bulan September, aku enggak mau mecat karyawan aku yang masih ada,” tuturnya.

Keputusan ini menunjukkan kepedulian Ashanty terhadap karyawannya meskipun bisnisnya harus ditutup.

Rencana Usaha Baru dan Tantangan Pribadi

Usaha baru yang direncanakan Ashanty akan dikelola sepenuhnya oleh dirinya tanpa melibatkan partner lainnya. Hal ini mencerminkan komitmennya untuk terus mempekerjakan tim yang ada dan memanfaatkan sisa masa sewa yang masih ada.

Di sisi lain, Ashanty juga mengakui adanya tekanan dari berbagai sisi yang harus dihadapinya. Hal ini termasuk masalah penipuan dan tantangan yang dihadapinya dalam menempuh studi S3 yang menyebabkan stres berat sampai ia memutuskan untuk berkonsultasi dengan psikiater.

Saat ditanya mengenai kemungkinan untuk membuka kembali Lu’miere di masa mendatang, Ashanty menjawab, “Ya kalau pun akan buka lagi, 100 persen akan saya jalanin.” Meskipun harus menutup satu babak dalam bisnisnya, ia tetap memiliki harapan untuk masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ashanty Tutup Bisnis Kue Lu’miere Setelah Enam Tahun Beroperasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!