BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 25 JULI 2025 • 04:24 WIB

Memahami Konsep Soft Power dalam Era Globalisasi

urbanstory.id – Di era globalisasi ini, istilah ‘soft power’ semakin sering kita dengar, namun apa sebenarnya maknanya? Soft power adalah kemampuan suatu negara untuk mempengaruhi negara lain melalui budaya, nilai-nilai, dan kebijakan, bukan melalui kekuatan militer atau ekonomi.

Konsep ini memiliki relevansi yang besar bagi anak muda, terutama yang aktif di dunia digital. Dengan memahami soft power, kita dapat melihat bagaimana budaya pop, musik, film, dan fashion suatu negara dapat menarik perhatian dan memengaruhi orang di negara lain.

Definisi Soft Power

Soft power pertama kali diperkenalkan oleh Joseph Nye di tahun 1990-an. Ia menjelaskan bahwa soft power berbeda dari hard power, yang menggunakan kekuatan militer atau tekanan ekonomi untuk mencapai tujuan.

Dengan soft power, negara atau entitas lainnya dapat membentuk pandangan orang lain melalui daya tarik ide, budaya, dan nilai. Contohnya, film Hollywood bisa menarik minat orang-orang di seluruh dunia, dan ini adalah bentuk soft power yang positif.

Contoh Soft Power di Dunia

Salah satu contoh nyata soft power adalah budaya Korea Selatan, terutama melalui K-Pop. Grup-grup seperti BTS dan BLACKPINK tidak hanya terkenal di Asia, tetapi juga di seluruh dunia.

Selain K-Pop, film dan drama Korea juga banyak diminati. Ini semua menunjukkan bagaimana satu negara bisa mempengaruhi budaya negara lain melalui seni dan hiburan.

Soft Power dan Indonesia

Indonesia pun memiliki soft power yang unik, salah satunya melalui budaya dan pariwisata. Banyak wisatawan luar negeri yang datang ke Bali hanya untuk merasakan suasana dan keindahan alam Indonesia.

Selain itu, masakan Indonesia yang kaya akan rasa juga mulai dikenal di berbagai negara. Dengan demikian, soft power kita dapat membangun citra positif tentang Indonesia di mata dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Memahami Konsep Soft Power dalam Era Globalisasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!