Rendang: Makanan Terenak di Dunia dari Minangkabau
Rendang, hidangan khas Minangkabau, telah dinobatkan sebagai makanan terenak di dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, rendang kian populer sebagai simbol gastronomi Indonesia yang mendunia.
Baca juga: WhatsApp Perbaiki Bug Keamanan yang Berpotensi Curi Data Pengguna Apple
Rendang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, dan biasanya disiapkan untuk acara-acara penting. Kata 'rendang' berasal dari istilah 'marandang', yang berarti memasak dengan cara direbus dalam waktu yang lama.
Proses masak ini menciptakan cita rasa mendalam pada daging. Meskipun rendang telah berkembang dengan variasi di berbagai daerah, akar tradisionalnya tetap terjaga.
Kelezatan rendang menarik perhatian kuliner internasional, membuatnya dikenal jauh melampaui batas Indonesia.
Baca juga: Aksi Nekat Pria Berjaket Ojol Mengguncang Stasiun Cikini
Memasak rendang memerlukan bahan berkualitas seperti daging sapi, santan, dan rempah-rempah. Proses memasak mengungkap rasa rempah, menghasilkan aroma menggugah selera.
Selama beberapa jam, daging dimasak hingga empuk dan bumbu meresap dengan sempurna. Proses yang lama ini juga bertujuan mengawetkan rendang agar bertahan lebih lama, terutama bagi pelaut dan pedagang.
Rendang telah mendapatkan pengakuan di dalam dan luar negeri. Pada tahun 2011, rendang terpilih sebagai makanan terenak menurut jajak pendapat yang diterbitkan oleh CNN.
Keberhasilan ini meningkatkan minat dunia terhadap kuliner Indonesia, khususnya rendang. Banyak restoran di luar negeri kini menyajikan rendang, menunjukkan pengaruh budaya makanan yang semakin meluas.
Baca juga: Patung Superhero Anggota DPR Ahmad Sahroni Jadi Korban Penjarahan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: