Pentingnya Networking dalam Dunia Kerja
Networking semakin diakui sebagai kunci sukses dalam mencari peluang kerja di pasar tenaga kerja yang kompetitif saat ini.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Investasi Apple Tetap Berjalan
Banyak orang berpendapat bahwa relasi dan koneksi memiliki bobot yang lebih besar dibandingkan pengalaman yang tertulis dalam CV.
Networking atau membangun hubungan profesional menjadi salah satu kunci untuk mendapatkan peluang baru di dunia kerja.
Jaringan yang kuat tidak hanya membantu dalam pencarian kerja, tetapi juga memberikan informasi tentang tren industri dan rekomendasi dari rekan-rekan.
Sebuah studi yang dilakukan oleh LinkedIn menunjukkan bahwa hingga 85% posisi pekerjaan diisi melalui networking.
Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan lebih cenderung mempercayai calon karyawan yang direkomendasikan oleh orang di dalam jaringan mereka.
Meskipun CV memiliki peran penting dalam proses perekrutan, keberadaan koneksi dapat memberikan keunggulan yang tidak bisa diukur dengan angka.
Baca juga: Ahmad Dhani Terlibat Ketegangan dalam Rapat Komisi DPR Mengenai Royalti Lagu
CV menunjukkan pengalaman dan kualifikasi, tetapi tidak selalu mencerminkan kualitas interpersonal dan kemampuan beradaptasi dalam budaya perusahaan.
Dalam wawancara, employer sering menilai calon berdasarkan seberapa baik mereka terhubung dengan perusahaan.
“Sebuah koneksi yang kuat dapat membuka pintu yang tidak bisa dijangkau oleh CV yang paling mengesankan sekalipun,” ujar seorang ahli HR dalam konferensi terbaru.
Membangun jaringan yang efektif tidak hanya berkaitan dengan menghadiri acara-acara besar, tetapi juga dimulai dari hubungan yang tulus dan saling menguntungkan.
Penting untuk mengembangkan keterampilan komunikasi dan empati dalam interaksi sehari-hari, baik secara langsung maupun melalui platform online.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: