BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 04 NOVEMBER 2025 • 10:36 WIB

Permintaan Maaf Pandji Pragiwaksono kepada Masyarakat Toraja: Sebuah Pelajaran Budaya

Permintaan Maaf Pandji Pragiwaksono kepada Masyarakat Toraja: Sebuah Pelajaran BudayaPermintaan Maaf Pandji Pragiwaksono kepada Masyarakat Toraja: Sebuah Pelajaran Budaya

Komika Pandji Pragiwaksono mengeluarkan permohonan maaf kepada masyarakat Toraja setelah leluconnya dalam pertunjukan 'Mesakke Bangsaku' pada tahun 2013 menjadi viral dan menuai kemarahan.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak

Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui akun Instagramnya, diiringi dialog aktivitas dengan Rukka Sombolinggi dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN).

Reaksi Masyarakat Toraja

Kemarahan masyarakat Toraja terhadap lelucon yang disampaikan Pandji Pragiwaksono muncul setelah cuplikan pertunjukan 'Mesakke Bangsaku' viral di media sosial. Penggemar dan pendukung budaya Toraja merespons dengan kritik tajam, menganggap lelucon tersebut merendahkan dan tidak mencerminkan penghormatan terhadap budaya mereka.

Dampak dari pernyataan Pandji sangat dirasakan, dengan banyak protes dan surat yang dia terima langsung dari masyarakat Toraja. Pandji dalam permohonan maafnya menyatakan, 'Saya membaca dan menerima semua protes serta surat yang ditujukan kepada saya,' menunjukkan kesadaran akan pentingnya respons terhadap kritik tersebut.

Baca juga: Manfaat Asam Hialuronat untuk Kulit: Apa yang Perlu Diketahui

Dialog dan Pembelajaran

Melalui upaya dialog, Pandji bertemu dengan Rukka Sombolinggi, Sekretaris Jenderal AMAN, untuk mendalami lebih jauh mengenai nilai-nilai budaya Toraja. Percakapan ini menjadi titik penting bagi Pandji untuk memahami konteks dan kedalaman budaya yang selama ini mungkin terabaikan.

"Dalam pembicaraan kami lewat telepon, Ibu Rukka menceritakan dengan sangat indah tentang budaya Toraja—tentang maknanya, nilainya, dan kedalamannya," ungkap Pandji, menekankan arti penting dialog dalam memperluas pemahaman satu sama lain.

Langkah Sebelum dan Setelah Permintaan Maaf

Saat ini, dua mekanisme hukum sedang berjalan; satu proses hukum formal yang ditangani oleh kepolisian dan satu lagi proses hukum adat. Pandji berkomitmen untuk menghormati tradisi adat Toraja sembari menegaskan, 'Saya akan berusaha mengambil langkah itu. Namun bila secara waktu tidak memungkinkan, saya akan menghormati dan menjalani proses hukum negara yang berlaku.'

Pandji berharap insiden ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan sensitivitas sebagai seorang pelawak, dengan menekankan pentingnya membahas isu SARA dengan cara yang tidak merendahkan. Ia mengingatkan, "Yang penting bukan berhenti membicarakan SARA, tapi bagaimana membicarakannya tanpa merendahkan atau menjelek-jelekkan."

Baca juga: Olahraga Teratur dan Kesehatan Jantung: Pentingnya Aktivitas Fisik

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Permintaan Maaf Pandji Pragiwaksono kepada Masyarakat Toraja: Sebuah Pelajaran Budaya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!