Peralihan Kepemimpinan di Keraton Kasunanan Surakarta: Gusti Purbaya Menjadi Pakubuwono XIV
Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menyiapkan peralihan kepemimpinan setelah wafatnya Pakubuwono XIII pada tanggal 2 November 2025.
Baca juga: Polisi Selidiki Penjarahan Rumah Eko Patrio di Kuningan
Gusti Purbaya telah resmi diangkat sebagai Raja dengan mengusung gelar Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono XIV.
Gusti Purbaya, lahir di Surakarta pada 26 September 2002, merupakan putra bungsu dari Pakubuwono XIII dan permaisuri GKR Pakubuwana, atau KRAy Pradapaningsih.
Ia dibesarkan dalam lingkungan keraton yang sarat dengan tradisi dan nilai spiritual. Sejak kecil, Gusti Purbaya dikenal sebagai sosok yang cerdas, pendiam, dan berwibawa.
Saat ini, Gusti Purbaya sedang menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro dan juga terdaftar sebagai mahasiswa Program Magister Politik dan Pemerintahan di Universitas Gadjah Mada.
Baca juga: WhatsApp Perbaiki Bug Keamanan yang Berpotensi Curi Data Pengguna Apple
Proses penobatan Gusti Purbaya dilaksanakan pada Rabu, 5 November 2025, di mana ia menyatakan ikrarnya untuk menaiki tahta dengan gelar SISKS Pakubuwana XIV.
Penobatan ini berlangsung setelah pelepasan jenazah ayahandanya dan telah melalui musyawarah keluarga di keraton.
Namun, penobatan tersebut menuai kontroversi, mengingat beberapa pihak di dalam keraton menilai bahwa prosedur adat tidak sepenuhnya diikuti dalam pengangkatannya.
Gusti Purbaya menjadi sorotan publik saat unggahan di Instagram-nya viral, di mana ia mengungkapkan penyesalan atas bergabungnya Keraton Surakarta ke dalam Republik Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Pengageng Sasana Wilapa Karaton Surakarta Hadiningrat, KPA H Dany Nur Adiningrat, menyatakan bahwa pernyataan tersebut merupakan kritik terhadap isu BBM oplosan serta ungkapan kecintaan Gusti Purbaya terhadap bangsa.
Masyarakat berharap kepemimpinan Gusti Purbaya dapat membawa perubahan positif dan melestarikan tradisi Jawa di tengah arus modernisasi.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: