Peringatan Kualitas Udara Memprihatinkan di Thailand: Wisatawan Disarankan Menggunakan Masker
Traveler yang berencana mengunjungi Thailand disarankan untuk membawa masker sebagai langkah pencegahan terhadap polusi udara yang memburuk.
Baca juga: Dolby Vision 2: Teknologi Visual Terbaru untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Badan Pengembangan Teknologi Geoinformatika dan Antariksa (GISTDA) Thailand telah mengeluarkan peringatan terkait meningkatnya kadar partikel PM2,5 di sejumlah wilayah.
Aplikasi Check Foon menunjukkan lonjakan signifikan dalam kadar PM2,5 pada Senin, 1 Desember 2025.
Partikel halus ini, yang lebih kecil dari 2,5 mikrometer, dihasilkan dari asap kendaraan, emisi industri, kebakaran hutan, atau debu perkotaan.
Kandungan PM2,5 yang tinggi dapat masuk ke dalam paru-paru dan aliran darah, berisiko menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti batuk, sesak napas, iritasi paru, dan penyakit jantung.
Data terbaru menunjukkan lima provinsi di Thailand telah masuk ke dalam zona merah, menandakan polusi melampaui batas aman bagi kesehatan.
Kualitas udara di Bangkok juga mengkhawatirkan, dengan konsentrasi PM2,5 mencatat ambang batas merah di 48 distrik.
Baca juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Kalangan Generasi Muda
Distrik dengan kadar tertinggi termasuk Nong Khaem dan Bang Bon.
Pusat informasi kualitas udara Administrasi Metropolitan Bangkok melaporkan bahwa pada pukul 07.00, konsentrasi PM2,5 di ibukota mencapai 45 µg/m³, lebih tinggi dari standar nasional sebesar 37,5 µg/m³.
Distrik yang mencatat kadar PM2,5 tertinggi termasuk Lat Krabang, Nong Khaem, dan Ratchathewi, masing-masing dengan konsentrasi di atas 52 µg/m³.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat dan turis untuk mengenakan masker bersertifikasi PM2,5 saat beraktivitas di luar ruangan.
Pembatasan aktivitas yang menghasilkan beban berat juga disarankan untuk mengurangi dampak polusi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: