Kekhawatiran Masyarakat Terhadap Pencurian Pelat Besi JPO Jakarta Barat
Pencurian pelat besi di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) kembali mencuat, kali ini di JPO Sahabat, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat pada Sabtu (24/1). Kasus ini memicu keprihatinan serius dari berbagai pihak mengenai keamanan fasilitas publik di Ibu Kota.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menekankan bahwa hilangnya pelat besi mengancam keselamatan warga. Ia mendesak pemerintah provinsi untuk meningkatkan sistem pengawasan di lokasi-lokasi penting seperti JPO.
Insiden pencurian pelat besi di JPO bukanlah kejadian baru di Jakarta. Banyak lokasi lainnya juga mengalami pencurian serupa, menunjukkan adanya kekurangan dalam pengamanan aset publik.
Khoirudin mengungkapkan bahwa berbagai insiden ini membawa risiko yang besar bagi masyarakat. Ia menegaskan, 'JPO itu fasilitas keselamatan. Kalau lantainya bolong, risikonya fatal. Ini menyangkut nyawa orang.'
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya yang Terlibat Insiden Perampokan
Dalam upaya mengatasi masalah pencurian, penting bagi pemerintah untuk memasang CCTV di JPO yang rentan. Khoirudin menjelaskan, 'CCTV itu perlu dan relevan, tapi jangan sekadar dipasang. Harus dipastikan aktif, terawat, dan ada pemantauan real time.'
Ia juga menekankan pentingnya integrasi sistem CCTV dengan kepolisian untuk mempercepat respons terhadap tindakan kriminal. 'CCTV harus terintegrasi dengan respons cepat dari petugas, baik kepolisian, Satpol PP, maupun dinas terkait. Kalau hanya merekam tanpa tindak lanjut, itu percuma,' tambahnya.
Tidak hanya mengharapkan pengaktifan CCTV, Khoirudin juga mengusulkan agar pemerintah daerah mempertimbangkan penggunaan material yang sulit dicuri untuk JPO. Ia percaya bahwa evaluasi desain dan material sangat penting untuk mencegah pencurian di masa depan.
'Kalau memang memungkinkan, desain dan material JPO juga perlu dievaluasi. Jangan sampai fasilitas publik terus jadi sasaran karena nilai besinya tinggi. Ini harus ditangani serius dan menyeluruh,' ucap Khoirudin.
Hilangnya pelat besi berukuran 1x2 meter di JPO Sahabat telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Banyak yang kini lebih berhati-hati saat melintas di jembatan penyeberangan ini.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Terbaru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: