BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 18:09 WIB

Ketegangan Anggaran Proyek Kapal: Antara Purbaya dan Trenggono

Ketegangan Anggaran Proyek Kapal: Antara Purbaya dan TrenggonoKetegangan Anggaran Proyek Kapal: Antara Purbaya dan Trenggono

Pertikaian antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengemuka terkait anggaran proyek pembangunan kapal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak

Isu ini muncul setelah Purbaya mengklaim bahwa anggaran sudah disiapkan tanpa ada realisasi pemesanan, sedangkan Trenggono menegaskan bahwa proyek tersebut didanai melalui pinjaman dari Inggris.

Awal Mula Sindiran di Forum Resmi

Ketegangan pertama kali muncul saat Purbaya berbicara di forum resmi mengenai proyek pembangunan kapal di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Ia mengungkapkan kebingungan karena sudah ada anggaran yang disiapkan, namun belum ada pelaku industri yang menerima pesanan.

Purbaya mempertanyakan keberadaan pengusaha yang seharusnya terlibat dalam proyek ini. Ketidakpuasan yang lebih mendalam terlihat ketika peserta forum menyatakan bahwa mereka belum menerima order dari KKP.

Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR dari Kalangan Selebritas

Respon Menteri KKP atas Pernyataan Menkeu

Menanggapi kritik yang disampaikan oleh Purbaya, Trenggono menyatakan, "Saya tidak mengerti maksud dari pernyataan Menkeu tersebut." Ia menegaskan bahwa proyek kapal tidak menggunakan dana negara, melainkan berasal dari pinjaman Inggris dan berada dalam tahap proses.

Trenggono menambahkan bahwa Badan Logistik Pertahanan yang akan mengeksekusi proyek ini, bukan KKP. Ia juga menyarankan Purbaya untuk melakukan konfirmasi lebih lanjut tentang kondisi internal sebelum memberikan komentar.

Klarifikasi Menteri Keuangan Mengenai Data

Menyikapi berbagai pernyataan, Purbaya mengakui kemungkinan adanya kesalahan data dari pihaknya, sejalan dengan penjelasan yang diberikan oleh Trenggono. Ia menggarisbawahi pentingnya bahwa semua mekanisme pencairan dana, termasuk yang berasal dari pinjaman luar negeri, tetap melalui Kementerian Keuangan.

Menurut Purbaya, perencanaan proyek besar harus dilakukan dengan matang dan tidak hanya mengandalkan ketersediaan anggaran. Dalam konteks ini, ia juga menyebut Trenggono sebagai sahabat dan berharap bahwa masalah ini dapat dibahas secara langsung untuk menghindari kesalahpahaman ke depan.

Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal untuk Pemula yang Ingin Sehat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ketegangan Anggaran Proyek Kapal: Antara Purbaya dan Trenggono

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!