BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 22:00 WIB

Berbagai Modus Penipuan yang Mengatasnamakan Institusi Resmi dan Cara Menghindarinya

Berbagai Modus Penipuan yang Mengatasnamakan Institusi Resmi dan Cara MenghindarinyaBerbagai Modus Penipuan yang Mengatasnamakan Institusi Resmi dan Cara Menghindarinya

Akhir-akhir ini, masyarakat dihadapkan pada berbagai modus penipuan yang melakukan klaim menggunakan nama institusi resmi. Dengan banyak korban yang terjebak, penting bagi publik untuk mengenali tanda-tanda penipuan ini.

Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Ini yang Perlu Diketahui

Modus penipuan ini sering kali menawarkan janji menggoda seperti hadiah atau bantuan keuangan. Waspada menjadi kunci untuk tidak terjebak dalam praktik penipuan yang merugikan.

Modus Penipuan Melalui Telepon

Salah satu jenis penipuan yang paling umum terjadi adalah melalui telepon. Para pelaku biasanya berpura-pura menjadi petugas dari lembaga formal seperti bank atau institusi pemerintah.

Dalam praktik ini, mereka cenderung menggunakan taktik menakut-nakuti korban, seperti mengklaim bahwa rekening mereka sedang bermasalah dan memerlukan penanganan segera.

Kerap kali, dalam prosesnya, pelaku juga menawarkan imbalan berupa bantuan atau hadiah untuk mendapatkan informasi pribadi yang diperlukan. Jika tawaran tersebut terdengar terlalu menarik, peluang besarnya adalah itu adalah penipuan.

Baca juga: WhatsApp Perbaiki Bug Keamanan yang Berpotensi Curi Data Pengguna Apple

Penipuan Melalui Media Sosial

Media sosial menjadi platform yang subur bagi pelaku penipuan. Mereka secara aktif membuat akun yang tampaknya sah dengan meniru logo atau data institusi resmi yang diakui.

Melalui platform ini, mereka menyebarkan informasi palsu terkait undian dengan hadiah besar atau tawaran bantuan sosial. Nyatanya, mereka sering meminta korban untuk mengisi formulir yang berisi data pribadi.

Kewaspadaan terhadap kejanggalan pada akun, seperti jumlah pengikut yang sedikit ataupun konten yang tidak konsisten, adalah langkah awal yang krusial untuk menghindari jatuh ke dalam perangkap penipuan tersebut.

Waspada Terhadap Email Palsu

Penipuan yang dilakukan melalui email juga menjadi modus yang perlu dicermati. Email yang tampak sangat mirip dengan email resmi dapat menjadi indikator awal penipuan.

Biasanya, pelaku meminta korban untuk mengklik tautan dan mengisi informasi pribadi di situs yang dirancang mirip situs resmi. Banyak kasus menunjukkan bahwa tautan tersebut akan mengarahkan pengguna ke situs berbahaya.

Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk selalu memverifikasi alamat email pengirim dan memastikan bahwa informasi tersebut sesuai dengan domain resmi sebelum melanjutkan.

Baca juga: Rumah Uya Kuya Dijerang Massa, Permintaan Maaf Tercetus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Berbagai Modus Penipuan yang Mengatasnamakan Institusi Resmi dan Cara Menghindarinya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!