BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 15:22 WIB

Keajaiban Langit: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 dan Cara Menyaksikannya

Keajaiban Langit: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 dan Cara MenyaksikannyaKeajaiban Langit: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 dan Cara Menyaksikannya

Gerhana Bulan Total akan menyapa langit Indonesia pada 3 Maret 2026, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Puncak dari fenomena ini dapat disaksikan di seluruh wilayah tanah air pada pukul 18.34 WIB.

Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Ini yang Perlu Diketahui

Tahun 2026 akan menjadi tahun yang istimewa bagi para pengamat astronomi, dengan total tiga gerhana Bulan dan dua gerhana Matahari yang dapat diamati. Masyarakat dapat menikmati keindahan gerhana ini secara langsung maupun melalui siaran langsung yang disediakan oleh BMKG.

Jadwal Rinci Gerhana Bulan Total

Menurut almanak yang dirilis oleh BMKG, Gerhana Bulan Total akan melalui beberapa tahap penting. Gerhana Penumbra dimulai pada pukul 15.44 WIB, dilanjutkan dengan Gerhana Sebagian yang dimulai pukul 16.50 WIB.

Gerhana Total akan mulai pada pukul 18.04 WIB, mencapai puncaknya pada pukul 18.34 WIB, sebelum akhirnya berakhir pada pukul 19.02 WIB. Setelah itu, Gerhana Sebagian akan berakhir pada pukul 20.17 WIB, dan Gerhana Penumbra akan berakhir pada 21.22 WIB.

Seluruh tahapan gerhana ini akan terlihat jelas di seluruh Indonesia, menawarkan kesempatan bagi masyarakat untuk mengamati dan menikmati fenomena langit yang mengagumkan.

Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C yang Perkuat Daya Tahan Tubuh

Apa Itu Gerhana Bulan dan Bagaimana Terjadinya?

Gerhana Bulan terjadi ketika cahaya Matahari yang menuju Bulan terhalang oleh Bumi. Peristiwa ini hanya dapat terjadi saat Bulan berada pada fase purnama, di mana Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus.

Saat Gerhana Bulan Total, seluruh permukaan Bulan akan berada dalam bayangan inti Bumi, dikenal sebagai umbra. Hal ini menyebabkan Bulan terlihat berwarna kemerahan, fenomena yang sering disebut sebagai 'Blood Moon' dan menarik minat banyak pengamat astronomi.

BMKG juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2026, masih ada beberapa fenomena gerhana lainnya yang menarik perhatian, termasuk Gerhana Matahari Cincin pada 17 Februari dan Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus.

Akses Informasi dan Siaran Langsung

Untuk masyarakat yang berminat menyaksikan Gerhana Bulan Total, BMKG menyediakan informasi terkini melalui laman resmi mereka. Dengan demikian, masyarakat dapat mendapatkan akses ke siaran langsung yang menjangkau berbagai penjuru daerah di Indonesia.

Siaran langsung ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak orang dan memberikan edukasi mengenai peristiwa astronomi. Hal ini diharapkan akan meningkatkan pemahaman dan apresiasi masyarakat terhadap fenomena alam yang langka dan menarik.

Untuk mengakses informasi lebih lanjut, masyarakat bisa mengunjungi laman resmi BMKG di https://gerhana.bmkg.go.id/.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman untuk Tidur Berkualitas Melalui Fengshui

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Keajaiban Langit: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 dan Cara Menyaksikannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!