Selasa, 19 AGUSTUS 2025 • 04:42 WIB

Festival Pacu Jalur 2025 Segera Digelar di Riau

Author

urbanstory.id – Festival Pacu Jalur 2025 akan diselenggarakan di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Acara ini direncanakan dibuka oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Gubernur Riau, Abdul Wahid, acara pembukaan akan dilakukan pada siang hari, dengan Wakil Gubernur SF Hariyanto membuka rangkaian awal festival pada pagi harinya.

Rangkaian Acara Pembukaan Festival

Pembukaan festival dijadwalkan dimulai pada siang hari setelah rangkaian acara pagi yang mengawali kegiatan. Rangkaian tersebut meliputi pawai budaya, parade jalur, dan penampilan seni tradisional Kuansing.

Prosesi adat Melayu Riau juga akan dilaksanakan dengan melibatkan ratusan peserta dari berbagai kecamatan di Kuansing. Hal ini mencerminkan pentingnya acara ini bagi masyarakat setempat.

Gubernur Abdul Wahid dan jajaran Forkopimda Riau berencana menyambut kedatangan Wakil Presiden Gibran sebelum menuju Teluk Kuantan untuk menghadiri acara resmi tersebut.

Durasi dan Lokasi Festival

Festival Pacu Jalur 2025 akan berlangsung selama lima hari dari Rabu, 20 Agustus hingga Minggu, 24 Agustus. Lokasi festival terletak di aliran Sungai Kuantan, tepatnya di Tepian Narosa.

Acara ini diselenggarakan dalam skala nasional dan menjadi daya tarik bagi wisatawan dari dalam dan luar negeri. Diperkirakan akan ada peserta dari berbagai daerah yang turut meramaikan acara ini.

Festival ini juga menunjukkan ‘aura farming’, sebuah tren yang viral berkat penampilan Dika, seorang bocah yang menari di atas jalur, sehingga membuat acara ini semakin dikenal.

Pentingnya Festival Pacu Jalur

Pacu Jalur merupakan tradisi yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Setiap tahun, festival ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga sebagai upaya pelestarian budaya.

Dalam beberapa tahun terakhir, festival ini semakin menarik perhatian berkat promosi melalui media sosial yang menyoroti keunikan dan keindahan acara. Ini terbukti dari meningkatnya kunjungan wisatawan yang ingin menyaksikan langsung.

Acara ini menjadi wadah bagi komunitas untuk mengekspresikan kekayaan budaya mereka, sehingga semakin memperkuat jati diri masyarakat setempat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags riau
TERPOPULER
BERITA TERBARU