Senin, 18 AGUSTUS 2025 • 03:48 WIB

Dampak Kehadiran Mark Zuckerberg di Crescent Park: Antara Kebisingan dan Keterasingan

Author

urbanstory.id – Mark Zuckerberg, pendiri Facebook, telah membuat jejaknya di Crescent Park, Palo Alto, namun tidak semua orang menyambutnya dengan hangat. Sejak kedatangannya 14 tahun lalu, lingkungan elit itu telah bertransformasi menjadi tempat yang bising dan penuh masalah bagi warga sekitar.

Banyak warga mengungkapkan bahwa kehadiran Zuckerberg terasa melalui suara bising serta aktivitas konstruksi yang tampaknya tak ada habisnya. Hal ini menimbulkan berbagai keluhan dari tetangga yang merindukan ketenangan dan kenyamanan.

Kedatangan yang Mengubah Segalanya

Crescent Park dikenal sebagai kawasan elit yang dihuni oleh para profesional sukses, termasuk dokter, pengacara, dan akademisi dari Universitas Stanford. Namun, sejak Zuckerberg membeli sejumlah properti di daerah ini, ketenangan yang biasa dinikmati oleh warga mulai terganggu.

Zuckerberg telah menghabiskan lebih dari USD 110 juta untuk membeli setidaknya 11 rumah di area tersebut. Beberapa di antaranya dijual dengan harga yang melambung hingga dua atau tiga kali lipat dari nilai pasar, yang membuat pemilik tidak dapat menolak tawaran yang menggiurkan ini.

Dampak Pembangunan Kompleks Perumahan

Kompleks perumahan yang dibangun oleh Zuckerberg tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal bagi keluarga kecilnya, tetapi juga menciptakan berbagai masalah bagi lingkungan sekitar. Taman rimbun, kolam renang, dan fasilitas lain yang dikelilingi oleh pagar tinggi membuat tetangga merasa seperti pengunjung di daerah mereka sendiri.

Michael Kieschnick, seorang tetangga yang rumahnya terletak berdekatan dengan properti Zuckerberg, mengungkapkan kekesalan terhadap tingkah laku sang miliarder, ‘Tidak ada lingkungan yang ingin dijajah. Tapi itulah yang mereka lakukan.’

Banyak warga lainnya juga mengeluhkan suara bising dari konstruksi yang berlangsung selama delapan tahun serta kemacetan yang ditimbulkan oleh truk pengiriman material dan perabotan untuk pesta yang sering diadakan di rumah Zuckerberg.

Keterasingan dan Respon Keluarga Zuckerberg

Walaupun Zuckerberg dan istrinya, Priscilla Chan, memiliki kekayaan yang melimpah, sambungan sosial mereka dengan tetangga terasa minim. Peter Forgie, seorang pengacara yang telah tinggal di Crescent Park selama 20 tahun, mengatakan, ‘Kami mencoba mengajaknya bergabung. Selalu ditolak.’

Sebagai bentuk adaptasi, staf Zuckerberg berusaha untuk menciptakan rasa nyaman di lingkungan dengan mengirimkan hadiah kepada tetangga dan mengatur layanan parkir valet untuk tamu. Namun, tindakan ini disertai bingkisan seperti anggur bersoda dan headphone dengan peredam bising tampaknya tidak cukup untuk meredakan ketegangan dengan warga yang merasa terasing.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
BERITA TERBARU