Minggu, 26 OKTOBER 2025 • 12:26 WIB

Fenomena 'Main Character Energy' di Kalangan Generasi Milenial dan Gen Z

Author

Fenomena 'Main Character Energy' di Kalangan Generasi Milenial dan Gen Z

Peningkatan popularitas istilah 'Main Character Energy' (MCE) mencerminkan sikap percaya diri yang berkembang di kalangan anak muda di era digital saat ini.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Terbaru

Namun, fenomena ini memunculkan perdebatan mengenai apakah MCE mencerminkan kepercayaan diri yang sehat atau justru menunjukkan sifat narsistik.

Apa Itu 'Main Character Energy'?

'Main Character Energy' merujuk pada sikap dan perilaku seseorang yang merasa dirinya adalah pusat perhatian dalam situasi sosial.

Ungkapan ini seringkali ditunjukkan melalui cara berbicara, berpakaian, dan berinteraksi yang mencolok.

Fenomena ini sangat populer di platform media sosial, terutama di kalangan influencer yang menampilkan gaya hidup glamor dan percaya diri.

Namun, kritik juga muncul, menyoroti bahwa MCE dapat mendorong perilaku egois dan mengabaikan perasaan orang lain.

Kaitannya dengan Percaya Diri dan Narsisme

MCE dapat diartikan sebagai gambaran kepercayaan diri yang sehat, di mana individu merasa nyaman dengan diri mereka sendiri dan terbuka dalam berinteraksi.

Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat bagi Petinju untuk Mendukung Performa Latihan

Di sisi lain, pertanyaan muncul apakah MCE bisa berujung pada sikap narsistik yang ditandai oleh kurangnya empati.

Seorang psikolog menyatakan, "Narsisme dapat berdampak negatif baik bagi individu yang bersangkutan maupun orang-orang di sekitarnya."

Oleh karena itu, penting untuk menemukan keseimbangan antara menampilkan kepercayaan diri dan memperhatikan kebutuhan orang lain.

Bagaimana MCE Mempengaruhi Kehidupan Sosial?

Dampak MCE terlihat jelas dalam kehidupan sosial, terutama dalam interaksi media sosial, di mana banyak pengguna merasa terinspirasi untuk meniru sikap percaya diri ini.

Namun, terdapat tekanan untuk selalu tampil 'sempurna' di hadapan orang lain, yang dapat membuat individu merasa tidak puas dengan diri mereka sendiri.

Kesadaran akan tekanan ini memungkinkan individu untuk lebih merenungkan gagasan tentang kepercayaan diri tanpa menjadikan diri sendiri sebagai satu-satunya fokus.

Dalam beberapa kasus, usaha untuk memenuhi standar MCE dapat berujung pada masalah kesehatan mental, seperti kecemasan dan depresi.

Baca juga: Tips Ampuh untuk Mencegah Cedera Saat Berolahraga

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU