Andre Taulany telah resmi menyelesaikan proses perceraian dari Rien Wartia Trigina pada Rabu, 3 Desember di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Baca juga: Dolby Vision 2: Teknologi Visual Terbaru untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Meskipun merasakan lega, ia mengakui bahwa perjalanan menuju perceraian ini penuh dengan tantangan.
Perasaan Campur Aduk Setelah Perceraian
Setelah mengucapkan ikrar talak, Andre merasa bersyukur meskipun proses perceraian tersebut tergolong berat. Ia menegaskan, 'Saya mengucapkan alhamdulillah. Bersyukur, lega, walaupun prosesnya cukup berat.'
Selanjutnya, Andre menyoroti pentingnya menjaga keterhubungan meskipun situasi sulit. 'Perceraian adalah sebuah kegagalan bersama dan tidak ada pihak yang menang atau kalah,' jelasnya.
Ia menambahkan, 'Tapi sekali lagi, ya semua ini ada rasa syukur juga,' menunjukkan bahwa meskipun ada perpisahan, ada nilai positif yang bisa diambil.
Baca juga: Denza D9: MPV Mewah dengan Teknologi Canggih Meluncur di China
Fokus pada Kehidupan dan Anak-Anak
Setelah resmi bercerai, Andre memfokuskan perhatian pada kehidupan pribadinya dan pengasuhan anak-anak. 'Fokus saya sekarang adalah untuk membesarkan anak-anak, untuk mendampingi mereka,' ujarnya.
Masalah mengenai hak asuh dan pembagian harta bersama telah disepakati dengan baik. Andre menekankan bahwa semua isu terkait hal ini telah selesai, 'Jadi sudah tidak ada lagi persoalan.'
Keputusan tersebut menunjukkan bahwa meskipun hubungan mereka berakhir, komunikasi yang baik demi kepentingan anak-anak tetap dijaga.
Drama Perceraian dan Media Sosial
Proses perceraian Andre dan Erin tidak terlepas dari perhatian publik serta drama yang mengikutinya. Sebuah dokumen yang viral di media sosial menyebutkan bahwa ada masalah dalam hubungan mereka yang mengarah pada gugatan cerai.
Dokumen tersebut mencakup klaim tentang perilaku dan gaya hidup yang dianggap bermasalah. Erin juga sempat mengancam untuk membongkar aib Andre melalui platform media sosial.
Namun, Andre memilih untuk tidak mempermasalahkan harta gana-gini lebih lanjut, menegaskan, 'Kami tidak membahas harta gana-gini. Harta milik Allah Subhanahu Wa ta'ala.'
Baca juga: Meningkatkan Produktivitas dengan Fengshui Meja Kerja
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: