Jumat, 16 JANUARI 2026 • 11:08 WIB

Kepala IKN Basuki Hadimuljono Pilih Ponsel Lawas di Era Digitalisasi

Author

Kepala IKN Basuki Hadimuljono Pilih Ponsel Lawas di Era Digitalisasi

Di tengah kemajuan digital yang pesat, Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), menarik perhatian publik dengan memilih ponsel lawas sebagai perangkat komunikasi sehari-harinya.

Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR dari Kalangan Selebritas

Ponsel Nokia dari era 1995-an ini tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga simbol ketenangan dan fokus di tengah kompleksitas tugas pembangunan IKN.

Pertemuan Basuki dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya

Pertemuan antara Basuki Hadimuljono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya berlangsung pada Kamis sore, 15 Januari 2026, di kantor Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Basuki menyampaikan perkembangan terakhir mengenai proyek IKN serta menyelaraskan arahan dari Presiden Prabowo Subianto yang dicanangkan sebelumnya.

Baca juga: Makanan Sehari-hari yang Ternyata Mengandung Gula Tersembunyi

Simbol Keberanian Menghadapi Distraksi Digital

Pemilihan ponsel tanpa fitur media sosial oleh Basuki menunjukkan bahwa ia berusaha menjaga fokus di tengah arus informasi yang melimpah.

Dengan mengandalkan perangkat sederhana, ia menerapkan filter terhadap kebisingan yang dapat mengganggu efektivitas kerja dalam proyek-proyek penting.

Etos Kerja dan Kepemimpinan Basuki di IKN

Proyek IKN, meskipun menggunakan teknologi modern, tetap mempertahankan prinsip kerja yang sederhana dan kontekstual, yang dipegang teguh oleh Basuki.

Kehadiran ponsel lawasnya dalam rapat-rapat penting menjadi simbol integritas dan komitmen terhadap kecepatan dan efisiensi dalam pelaksanaan tugas.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman untuk Tidur Berkualitas Melalui Fengshui

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU