BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 24 OKTOBER 2025 • 15:18 WIB

Jepang Siapkan Kenaikan Biaya Visa dan Pajak untuk Wisatawan Asing

Jepang Siapkan Kenaikan Biaya Visa dan Pajak untuk Wisatawan AsingJepang Siapkan Kenaikan Biaya Visa dan Pajak untuk Wisatawan Asing

Jepang, destinasi favorit wisatawan Indonesia, berencana untuk menaikkan sejumlah biaya yang berpotensi membuat liburan menjadi lebih mahal. Kenaikan ini mencakup biaya visa dan pajak untuk warga asing mulai tahun fiskal 2026.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Terbaru

Meskipun negeri dengan keindahan alam dan budaya kaya itu tetap menjadi pilihan utama, perubahan biaya ini perlu diperhatikan oleh para pelancong, terutama bagi warga Indonesia yang memerlukan visa untuk masuk.

Kenaikan Biaya Visa dan Pajak

Jepang berencana untuk menaikkan biaya visa bagi wisatawan asing, yang saat ini berkisar antara ¥3.000 untuk visa sekali masuk dan ¥6.000 untuk visa multi-entry. Rencana ini bertujuan untuk menyelaraskan biaya permohonan visa dengan yang berlaku di negara-negara Barat.

Selain itu, pemerintah Jepang juga mempertimbangkan kenaikan pajak untuk turis internasional yang dikenal sebagai 'departure tax'. Saat ini, pajak ini hanya sebesar ¥1.000 untuk semua turis yang berangkat dari Jepang, tanpa memandang asal negara.

Baca juga: Mengapa Olahraga Penting untuk Kesehatan Mental dan Emosional

Perbedaan Biaya Tiket Masuk Destinasi Wisata

Mulai Maret 2026, tiket masuk ke Himeji Castle untuk turis internasional akan dikenakan biaya antara 2.000 hingga 3.000 yen, sementara warga lokal hanya membayar 1.000 yen. Kebijakan ini menunjukkan adanya perbedaan perlakuan antara wisatawan asing dan penduduk setempat.

Kuil Nanzoin di Fukuoka juga menerapkan kebijakan serupa. Sejak Mei 2025, wisatawan asing dikenakan biaya masuk sebesar 300 yen, sedangkan umat lokal diperbolehkan masuk tanpa biaya, yang jelas tertera dalam informasi berbahasa Inggris.

Dampak dari Kenaikan Biaya bagi Pariwisata

Diperkirakan jumlah turis asing yang mengunjungi Jepang akan melampaui 40 juta pada tahun 2025, setelah mencapai hampir 37 juta pada tahun 2024. Meskipun kenaikan ini dapat berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, hal ini bisa juga memicu masalah overtourism di tempat-tempat populer seperti Gunung Fuji, Kyoto, dan Nara.

Overtourism menjadi tantangan signifikan bagi pemerintah Jepang karena dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan dan penurunan kualitas pengalaman wisata. Oleh karena itu, kenaikan biaya ini mungkin menjadi langkah strategis untuk mengelola masuknya turis, sekaligus mempertahankan daya tarik sektor pariwisata.

Baca juga: Patung Superhero Anggota DPR Ahmad Sahroni Jadi Korban Penjarahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Jepang Siapkan Kenaikan Biaya Visa dan Pajak untuk Wisatawan Asing

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!