BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 05 NOVEMBER 2025 • 15:51 WIB

Fenomena Supermoon 2025: Keajaiban Langit untuk Warga Indonesia

Fenomena Supermoon 2025: Keajaiban Langit untuk Warga IndonesiaFenomena Supermoon 2025: Keajaiban Langit untuk Warga Indonesia

Fenomena supermoon yang akan terjadi pada 7 Oktober 2025 memberikan kesempatan unik bagi masyarakat Indonesia untuk menyaksikan keindahan langit malam. Bulan purnama ini akan tampak lebih besar dan lebih terang karena jaraknya yang dekat dengan Bumi.

Baca juga: Kota-Kota di Indonesia yang Cocok untuk Liburan Sendirian

Puncak purnama ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.47 WIB, dengan jarak sekitar 361.458 km dari Bumi, menjadikannya supermoon terbesar dan tercerah di tahun 2025.

Kapan & Mengapa Ini yang Terbesar di 2025

Pada 7 Oktober 2025, puncak Bulan purnama akan terjadi dengan jarak sekitar 361.458 km dari Bumi. Lembaga Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa ukuran semi-diameter Bulan saat berada di perigee jauh lebih besar dibandingkan saat apoge.

Supermoon ini disebut-sebut sebagai yang terbesar dan tercerah di tahun 2025, berkat kombinasi jarak dekat dan fase purnama yang sempurna. Ini akan menjadikan Bulan terlihat hingga 14% lebih besar dan 30% lebih terang dibandingkan purnama biasa.

Untuk masyarakat yang ingin menyaksikannya, fenomena ini menawarkan pengalaman visual yang menarik, terutama bagi mereka yang berada di lokasi strategis.

Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Menjaga Kebugaran di Rumah

Keistimewaan Mengamati dari Indonesia

Indonesia, yang terletak di garis khatulistiwa, memberikan keuntungan signifikan bagi para pengamat langit untuk melihat Bulan terbit di ufuk timur dengan jelas. Waktu yang direkomendasikan untuk menyaksikan supermoon adalah setelah matahari terbenam, saat Bulan mulai muncul.

Warna Bulan yang menampakkan diri di awal terbitan sering kali berwarna keemasan atau oranye, akibat dari hamburan atmosfer. Hal ini memberikan pengalaman visual yang khas dan menarik.

Tidak diperlukan alat khusus untuk menikmati pemandangan ini; cukup dengan mata telanjang dan dalam kondisi cuaca cerah, fenomena ini dapat disaksikan dengan jelas.

Cara Mengamati & Tips Foto

Untuk mendapatkan pengalaman terbaik saat mengamati supermoon, pemilihan lokasi yang strategis sangat penting. Lokasi seperti pantai atau bukit yang memberikan pandangan bebas ke arah timur, sangat dianjurkan agar Bulan dapat dilihat tanpa penghalang.

Dianjurkan untuk mengamati Bulan 15-20 menit setelah terbit. Pada waktu ini, efek 'bulan besar di horizon' akan terlihat lebih nyata dan menakjubkan.

Memastikan kondisi cuaca mendukung dengan langit cerah juga krusial. Untuk yang ingin mengabadikan momen ini, penggunaan lensa dengan focal length menengah dapat membantu menciptakan hasil foto yang optimal.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Pasca Penjarahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Fenomena Supermoon 2025: Keajaiban Langit untuk Warga Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!