Yogyakarta Jadi Pilihan Utama Wisatawan Domestik, Bali Masih Menarik
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan bahwa Yogyakarta mengalami lonjakan kunjungan wisatawan domestik yang signifikan.
Baca juga: Dolby Vision 2: Teknologi Visual Terbaru untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Ia menekankan adanya peralihan wisatawan dari Bali ke Yogyakarta dan daerah di pulau Jawa lainnya baru-baru ini.
Widiyanti Putri Wardhana menjelaskan bahwa Yogyakarta telah mengalami peningkatan kunjungan wisatawan domestik yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Ia menyatakan, 'Yogyakarta terlihat ada peningkatannya luar biasa.' Kenaikan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada sektor pariwisata lokal.
Peralihan ini, menurut Widiyanti, dikarenakan informasi mengenai cuaca yang kurang mendukung di Bali, mendorong masyarakat untuk lebih memilih berlibur ke pulau Jawa.
Yogyakarta muncul sebagai salah satu tujuan utama karena daya tarik dan keunikannya yang kian dikenal oleh para wisatawan.
Menteri Pariwisata juga mengonfirmasi bahwa meskipun terdapat penurunan jumlah wisatawan domestik ke Bali, pariwisata di pulau tersebut tetap terjaga.
Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Ini yang Perlu Diketahui
Widiyanti menjelaskan, 'Bali tidak sepi, tetap ramai, tapi hanya ada penurunan sedikit saja, sekitar 2 persen.' Hal ini menunjukkan bahwa Bali tetap menjadi salah satu pilihan destinasi yang populer.
Data menunjukkan peningkatan jumlah wisatawan mancanegara, mencapai 6,8 juta orang, meskipun target tahun ini adalah 7 juta.
Walaupun ada penurunan dalam beberapa aspek, daya tarik Bali bagi wisatawan internasional masih tetap tinggi dan diharapkan terus bertahan.
Terkait isu penurunan kunjungan di Bali, Gubernur Bali, Wayan Koster, memberikan tanggapan dengan menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan data yang mereka punya.
"Bohong, saya punya data. Setiap hari totalnya meningkat," tegas Koster dalam sebuah pernyataan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: