BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 27 JANUARI 2026 • 17:40 WIB

Rekor Hujan Salju di Jepang: 7.000 Penumpang Terjebak di Bandara

Rekor Hujan Salju di Jepang: 7.000 Penumpang Terjebak di BandaraRekor Hujan Salju di Jepang: 7.000 Penumpang Terjebak di Bandara

Hujan salju lebat yang memecahkan rekor terjadi di Hokkaido, Jepang, pada akhir Januari 2026, mengakibatkan gangguan besar terhadap layanan transportasi. Sekitar 7.000 orang terjebak di Bandara New Chitose akibat pembatalan penerbangan dan layanan kereta.

Baca juga: Kecerdasan Buatan: Inovasi Baru dalam Perawatan Keguguran

Bencana cuaca ini terjadi antara 25 hingga 26 Januari 2026, menimbulkan pembatalan penerbangan dan mobilitas di wilayah tersebut terhenti. Situasi ini memaksa banyak penumpang untuk menginap di bandara dalam kondisi yang sulit.

Dampak Hujan Salju Terhadap Transportasi

Hokkaido mengalami hujan salju hebat dengan catatan salju setebal 64 cm di distrik Chuo, Sapporo, selama 48 jam. Hujan salju ini adalah yang terberat sejak Maret 1999, mengganggu semua jenis transportasi.

Pembatalan penerbangan terjadi di maskapai besar seperti Japan Airlines dan All Nippon Airways, bersama dengan penutupan jalan tol menuju Sapporo. Akibatnya, ribuan penumpang terpaksa menunggu dan menginap di bandara.

Layanan kereta api oleh Hokkaido Railway Co juga dibatalkan, dengan 545 layanan tidak beroperasi pada 26 Januari. Hal ini menambah kesulitan bagi mereka yang berusaha keluar dari wilayah tersebut.

Baca juga: Tanggapan Kontroversial Gaji Anggota DPR yang Dinonaktifkan

Kondisi di Bandara New Chitose

Situasi di Bandara New Chitose sangat kritis, yang digambarkan oleh media sosial sebagai 'level bencana'. Banyak penumpang melaporkan melalui platform media sosial tentang kesulitan yang mereka alami.

Setelah mendarat untuk bermain ski, para wisatawan terpaksa menunda rencana mereka tanpa moda transportasi alternatif yang memadai. Diperkirakan sekitar 7.000 orang terjebak di dalam bandara akibat pembatalan layanan kereta.

Layanan bus menuju Sapporo juga terpaksa dibatalkan karena badai salju, memperburuk situasi. Banyak penumpang berharap kereta dan bus dapat segera beroperasi kembali.

Upaya Penanganan oleh Otoritas Setempat

Otoritas setempat segera merespons situasi dengan menyediakan lebih dari 1.000 selimut untuk penumpang yang terjebak di bandara. Selain itu, lorong bawah tanah Chikaho yang menghubungkan ke Stasiun Kereta Bawah Tanah Sapporo juga dioptimalkan.

Langkah-langkah pembersihan salju dilakukan secara cepat, namun pemulihan transportasi tetap menjadi tantangan signifikan. Otoritas terus berusaha memulihkan layanan secepat mungkin.

Media sosial juga berfungsi sebagai alat komunikasi vital di tengah krisis ini, memungkinkan warga dan penumpang untuk saling memberikan informasi dan permohonan bantuan secara efektif.

Baca juga: Tips Ampuh untuk Mencegah Cedera Saat Berolahraga

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Rekor Hujan Salju di Jepang: 7.000 Penumpang Terjebak di Bandara

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!