Prabowo Soroti Kebersihan Bali dalam Upaya Meningkatkan Pariwisata
Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa kebersihan di Bali sangat penting untuk mendukung sektor pariwisata yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi Indonesia.
Baca juga: Denza D9: MPV Mewah dengan Teknologi Canggih Meluncur di China
Dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Bogor, Prabowo mengungkapkan keprihatinan terhadap masalah sampah yang mengotori pantai-pantai Bali.
Dalam pidatonya, Prabowo menjelaskan bahwa sektor pariwisata merupakan penyerap tenaga kerja yang signifikan. Ia menekankan bahwa saat ini, sektor ini menghadapi tantangan serius yang harus ditangani, yakni masalah kebersihan.
Prabowo menegaskan, "Indonesia indah, dia mau datang, lihat kumuh. Dia mau ke Bali, pantai Bali kotor," menggambarkan dampak negatif dari kondisi lingkungan yang tidak terawat terhadap citra Indonesia.
Ia juga berbagi pengalamannya mengenai kritikan dari tokoh luar negeri tentang kebersihan Bali, "Your excellency, I just came from Bali. Bali so dirty now. Bali not nice," mengindikasikan persepsi buruk yang bisa mengganggu sektor pariwisata.
Baca juga: Olahraga Teratur dan Kesehatan Jantung: Pentingnya Aktivitas Fisik
Menyadari tantangan ini, Prabowo mengajak bupati dan gubernur untuk bersinergi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menitikberatkan pentingnya peran pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah, terutama di area publik dan institusi pendidikan.
Prabowo merujuk pada kondisi pantai Bali yang tercemar pada Desember 2025 sebagai faktor penghalang dalam menarik wisatawan. "Ini pantai Bali, bagaimana turis mau datang ke situ lihat sampah?" ujarnya, mendorong semua pihak untuk lebih peka terhadap isu ini.
Ia juga mengusulkan agar kegiatan kerja bakti dijadikan sarana melibatkan masyarakat luas, termasuk siswa. "Apa salahnya kalau bupati dan gubernur tidak bisa saya perintah, dandim, danrem, saya perintahkan kau gerakkan anak buahmu korve (kerja bakti)," ungkapnya.
Prabowo menekankan bahwa pemerintah daerah perlu lebih aktif dalam merancang program yang mendukung kebersihan dan kesadaran lingkungan. Ia yakin, program tersebut tidak hanya akan menarik wisatawan, tetapi juga meningkatkan kepedulian masyarakat.
"Kepolisian, kerahkan, korve, korve, korve," desaknya, menunjukkan urgensi untuk melibatkan semua pihak dalam menjaga kebersihan.
Prabowo optimis bahwa melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, masalah kebersihan di Bali dapat teratasi, sehingga pariwisata dapat kembali menggeliat.
Baca juga: Tips Ampuh untuk Mencegah Cedera Saat Berolahraga
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: