Inara Rusli telah secara resmi melaporkan pihak yang menyebarkan rekaman CCTV yang menunjukkan adegan intimnya dengan Insanul Fahmi ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.
Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri untuk Hubungan yang Sehat
Laporan ini merupakan langkah hukum atas dugaan pelanggaran Undang-Undang ITE yang terjadi akibat penyebaran rekaman tanpa izin.
Latar Belakang Kasus
Kasus ini terungkap ketika Wardatina Mawa, istri Insanul Fahmi, melaporkan dugaan perselingkuhan kepada pihak kepolisian. Ia menyatakan memperoleh rekaman tersebut dari kakak kandungnya, yang menjelaskan isi video yang menunjukkan pengkhianatan suaminya.
Mawa menegaskan, 'Abang aku ngasih tahu videonya itu ke suami aku. Video CCTV yang Agustus itu,' menunjukkan bahwa informasi ini datang dengan cara yang tidak terduga baginya.
Setelah laporan Mawa ke Polda Metro Jaya pada 22 November 2025, dugaan ini menarik perhatian publik, menyoroti tanggung jawab suami sebagai kepala rumah tangga.
Baca juga: Kejadian Penjarahan Rumah Uya Kuya: Imbas Video Viral dan Permintaan Maaf yang Disampaikan
Reaksi Inara Rusli
Inara Rusli menganggap langkah hukum ini krusial untuk melindungi privasinya dan memberikan efek jera terhadap penyebar rekaman. Melalui laporan tersebut, Inara berharap agar tindakan penyebaran informasi tanpa izin ini mendapatkan konsekuensi hukum yang sesuai.
Dia menyampaikan ketidakpuasannya mengenai cara penyebaran informasi pribadi, serta mengungkapkan harapannya agar kasus ini cepat reda tanpa dampak yang lebih besar.
Dalam konteks ini, Kombes Pol Rizki Agung Prakoso mengungkapkan, 'Betul, terlapornya masih dalam penyelidikan,' menegaskan komitmen kepolisian dalam menangani perkara ini.
Dampak Sosial dan Hukum
Kasus ini tidak hanya berdampak pada Inara dan Insanul, tetapi juga memicu diskusi di masyarakat mengenai etika dalam menyebarkan konten pribadi di era digital. Peristiwa ini memperlihatkan pentingnya batasan privasi dan tanggung jawab dalam hubungan suami istri.
Mawa juga mengungkapkan perasaannya, 'Melihat itu tuh sampai kayak Allahu Akbar, langsung kayak ya Allah masa sih gitu,' menekankan dampak emosional yang ditimbulkan oleh pengkhianatan tersebut.
Dengan pengakuan ini, Mawa merefleksikan betapa dalamnya rasa sakit yang ia alami, sekaligus menggugah kesadaran masyarakat tentang isu-isu privasi.
Baca juga: Pentingnya Rutin Mengonsumsi Obat Cacing untuk Kesehatan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: