Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 18:19 WIB

Keamanan Wisata Lereng Gunung Merapi Selama Libur Nataru Ditegaskan BPPTKG

Author

Keamanan Wisata Lereng Gunung Merapi Selama Libur Nataru Ditegaskan BPPTKG

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menegaskan bahwa kawasan wisata di lereng Gunung Merapi aman untuk dikunjungi selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Baca juga: Meningkatkan Produktivitas dengan Fengshui Meja Kerja

Ditengah aktivitas erupsi yang masih berlangsung, BPPTKG memberikan penjelasan menyeluruh mengenai kondisi terkini bagi para wisatawan.

Aktivitas Gunung Merapi dan Kondisi Geomorfologi

Gunung Merapi hingga akhir Desember 2025 masih menunjukkan aktivitas erupsi berkepanjangan, yang berlangsung sejak tahun 2021. Meskipun demikian, BPPTKG memastikan bahwa kondisi wisata di lereng Gunung Merapi tetap aman untuk dikunjungi.

Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso menjelaskan bahwa erupsi jangka panjang telah meninggalkan deposit material vulkanik dalam jumlah besar, terutama di sektor barat daya.

Material vulkanik ini berpotensi menjadi lahar jika dipicu oleh curah hujan tinggi; namun, BPPTKG menilai potensi bahaya dari aliran lahar sangat kecil. Agus menyampaikan, 'Dari perhitungan kami dari pemodelan aliran lahar, dari situasi geomorfologi di sana yang akurat, maka kami bisa menyampaikan bahwa potensi aliran lahar itu akan membahayakan pemukiman sangat kecil.'

Baca juga: Kecerdasan Buatan: Inovasi Baru dalam Perawatan Keguguran

Pemantauan dan Rekomendasi Keselamatan

BPPTKG rutin melakukan pemantauan kondisi geomorfologi sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi. Dari hasil pemantauan tersebut, terbukti bahwa kapasitas sungai masih dapat menampung material erupsi.

Agus Budi Santoso menegaskan bahwa 'kondisi Merapi saat ini masih aman dan layak dikunjungi oleh wisatawan yang ingin berkunjung untuk menikmati libur Nataru, selama tetap mematuhi rekomendasi yang berlaku.'

Ia juga menekankan pentingnya informasi yang akurat, mengingat seringkali berita yang tidak berdasar beredar di media sosial. 'Informasi tersebut tidak benar dan Merapi saat ini masih aman untuk dikunjungi. Masyarakat diminta untuk selalu mengikuti informasi resmi dari Badan Geologi,' tegasnya.

Aktivitas Erupsi Terbaru dan Implikasi untuk Wisata

Pada Sabtu, 27 Desember 2025, BPPTKG mencatat dua kali awan panas guguran ke arah Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter. Aktivitas ini menunjukkan bahwa meskipun ada erupsi, keamanan pengawasan tetap diutamakan.

Selain itu, teramati sepuluh kali guguran lava menuju Kali Bebeng, Kali Krasak, dan Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum yang sama. BPPTKG menjamin bahwa pengawasan terus dilakukan dengan ketat.

Dengan demikian, meskipun aktivitas erupsi masih ada, BPPTKG menegaskan bahwa kawasan wisata di lereng Gunung Merapi tetap dalam kondisi aman dan dapat dinikmati oleh wisatawan selama mengikuti pedoman yang ada.

Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU