Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 11:11 WIB

Pendaki Kawah Ijen Ditemukan Selamat Setelah Proses Pencarian Intensif

Author

Pendaki Kawah Ijen Ditemukan Selamat Setelah Proses Pencarian Intensif

Pendaki bernama Muhammad Dzikri Maulana yang hilang di jalur pendakian Kawah Ijen, Kabupaten Banyuwangi, ditemukan selamat pada Kamis (19/2). Proses pencarian yang dilakukan Tim SAR melibatkan penggunaan teknologi canggih dan dukungan dari berbagai pihak.

Baca juga: Tips Menciptakan Kamar Kecil yang Nyaman dan Menyenangkan

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengungkapkan bahwa Dzikri ditemukan dalam keadaan lemas setelah melalui pencarian yang berlangsung lebih dari sepuluh jam.

Proses Pencarian dan Evakuasi

Tim SAR Gabungan membagi pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 menyisir jalur dari Pos Paltuding ke puncak sejauh 3,6 kilometer, sementara SRU 2 mencari di area sekitar lokasi kejadian.

Meskipun cuaca mendukung dengan kondisi mendung dan hujan ringan, operasi pencarian tetap dilaksanakan. Tim menggunakan drone thermal dan peralatan jungle rescue untuk memperlancar proses pencarian.

Dari hasil deteksi, lokasi Muhammad Dzikri terpantau di area tebing, sekitar 890 meter dari lokasi awal. Proses evakuasi dilakukan secara vertikal, dan korban berhasil dibawa turun pada pukul 17.50 WIB.

Baca juga: Denza D9: MPV Mewah dengan Teknologi Canggih Meluncur di China

Keterlibatan Banyak Pihak

Evakuasi ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, TNI, Polri, hingga relawan lokal. Sinergi antarinstansi ini mempermudah proses evakuasi.

I Made Oka Astawa mengekspresikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Dia menekankan pentingnya kerjasama dalam situasi darurat untuk mencapai hasil yang optimal.

Aspek keselamatan juga menjadi perhatian utama, di mana Made Oka Astawa mengingatkan agar pendaki mengikuti prosedur keamanan dan memperhatikan kondisi cuaca saat mendaki.

Latar Belakang Kejadian

Sebelumnya, Muhammad Dzikri Maulana diumumkan hilang pada Rabu (18/2) setelah terpisah dari rombongannya saat pendakian. Ia dan empat rekannya memulai perjalanan sejak pukul 02.00 WIB, namun kehilangan jejak saat tiba di puncak.

Kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, sementara tim SAR menerima laporan kehilangan pada pukul 20.05 WIB. Komunikasi cepat dalam situasi darurat sangat penting untuk efektivitas pencarian.

Setelah pencarian yang memakan waktu lebih dari sepuluh jam, korban ditemukan dalam kondisi yang cukup baik meski mengalami kelelahan.

Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU