BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 23 OKTOBER 2025 • 20:06 WIB

Penggunaan Air Galon dalam Program Makan Bergizi Gratis untuk Uji Kualitas Gizi Nasional

Penggunaan Air Galon dalam Program Makan Bergizi Gratis untuk Uji Kualitas Gizi NasionalPenggunaan Air Galon dalam Program Makan Bergizi Gratis untuk Uji Kualitas Gizi Nasional

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menginstruksikan penggunaan air mineral dalam kemasan galon bagi semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas air dalam penyajian makanan dan mengurangi risiko keracunan pangan.

Baca juga: Peluncuran Realme Chill Fan Phone dengan Baterai 15.000 mAh di 828 Global Fan Festival 2025

Keputusan ini diambil setelah adanya laporan mengenai keracunan yang disebabkan oleh masalah kualitas air yang digunakan di Kabupaten Bandung Barat, di mana 72 persen kasus diakibatkan oleh air berkualitas buruk.

Kewajiban Penggunaan Air Galon

Nanik S. Deyang menegaskan bahwa bagi SPPG yang tidak memiliki akses ke air berkualitas, penggunaan air galon untuk memasak dalam menu MBG adalah wajib. "Kami wajibkan sekarang harus memakai air galon pak, sementara sebelum mereka mempunyai air yang dipastikan mempunyai kualitas (yang baik)," ujarnya.

Langkah ini merupakan respons untuk menjaga keselamatan anak-anak yang menjadi target dari program ini. BGN juga mencatat bahwa kualitas air berkontribusi signifikan terhadap proses penyediaan makanan bergizi.

Baca juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Kalangan Generasi Muda

Kasus Keracunan dan Tantangan Sanitasi

Nanik menjelaskan bahwa faktor sanitasi di sekitar SPPG adalah krusial dalam pencegahan keracunan. "Maka dari itu, ia menyebut hal ini akan menjadi bagian dari Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola MBG yang akan disahkan pada waktu mendatang," tambahnya.

Lebih lanjut, Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa MBG sendiri menyumbang 46 persen dari total kasus keracunan pangan di Indonesia. Ia menjelaskan, "Perlu saya jelaskan juga bahwa kasus keracunan pangan di Indonesia, itu tidak hanya dari MBG. Sisa 54 persen berasal dari sumber lain yang tidak terkait dengan MBG."

Langkah Selanjutnya untuk Meningkatkan Kualitas Gizi

Dengan keputusan ini, BGN berupaya memastikan tidak ada lagi anak-anak yang menjadi korban keracunan dari makanan dalam program MBG. Penggunaan air galon diharapkan menjadi solusi sementara hingga fasilitas pengelolaan air yang memadai tersedia.

Pentingnya kualitas air dan sanitasi perlu ditekankan kepada SPPG dan masyarakat umum. Komitmen BGN untuk meningkatkan kualitas gizi bangsa melalui program-program yang lebih baik akan terus berlanjut dan dipantau secara ketat.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Penggunaan Air Galon dalam Program Makan Bergizi Gratis untuk Uji Kualitas Gizi Nasional

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!