Pemerintah Thailand Sita Dua Juta Inhaler Herbal Hong Thai: Apa yang Perlu Diketahui?
Pemerintah Thailand baru-baru ini menyita lebih dari dua juta inhaler herbal yang diproduksi oleh Hong Thai dari pabrik-pabrik ilegal. Langkah ini diambil setelah perusahaan gagal memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan Thailand.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Investasi Apple Tetap Berjalan
Inhaler yang dikenal sebagai ya-dom ini bukan hanya populer di kalangan penduduk lokal, tetapi juga sering dijadikan oleh-oleh oleh wisatawan. Penegakan hukum ini menyoroti potensi masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan produk yang terkontaminasi.
Lebih dari 2,3 juta produk herbal telah disita oleh FDA Thailand, termasuk sekitar 400.000 inhaler merek Formula 2. Tindakan ini dilakukan sebagai hasil dari investigasi yang menemukan bahwa produk tersebut diproduksi tanpa izin yang sah.
Sekretaris Jenderal FDA, Supatra Boonserm, mengungkapkan bahwa walaupun pihak berwenang telah memberikan peringatan untuk mengajukan izin, Hong Thai Herbal tidak mengambil tindakan yang diperlukan. Penarikan dilakukan untuk melindungi konsumen dari potensi bahaya yang mungkin timbul dari inhaler tersebut.
Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8 Menyusul Hujaan di Media Sosial
Inhaler herbal yang terkontaminasi dapat berisiko menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan. Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa kategori pengguna yang rentan, termasuk lansia dan anak-anak, lebih mungkin mengalami dampak kesehatan yang serius dari produk semacam ini.
Dr. Golda Wang, apoteker klinis senior di Rumah Sakit Alexandra, menjelaskan risiko ini lebih jauh: "Produk yang melanggar batas mikroba aman dapat menyebabkan risiko kesehatan yang serius, termasuk infeksi paru-paru dan reaksi alergi."
Dalam penjelasannya, Dr. Alvin Ng Choon Yong, seorang spesialis pengobatan pernapasan, menegaskan lebih lanjut, 'Jika produk tersebut mengandung kontaminasi bakteri dan jamur, maka ada risiko terkena pneumonia dari sumber yang terhirup.'
Risiko ini menunjukkan betapa pentingnya untuk memiliki kontrol yang ketat terhadap produk kesehatan herbal yang beredar. FDA Thailand berkomitmen untuk menarik semua produk yang dianggap tidak aman atau tidak berizin demi menjaga kesehatan masyarakat.
Baca juga: Polisi Selidiki Penjarahan Rumah Eko Patrio di Kuningan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: