Pedoman Global Pertama WHO untuk Pengelolaan Diabetes Selama Kehamilan Diluncurkan
Pada tanggal 14 November 2023, yang diperingati sebagai Hari Diabetes Sedunia, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meluncurkan pedoman global pertama untuk pengelolaan diabetes selama kehamilan.
Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Ini yang Perlu Diketahui
Pedoman ini bertujuan untuk mengatasi tantangan serius yang dihadapi oleh wanita hamil dengan diabetes, yang mempengaruhi sekitar satu dari enam kehamilan di seluruh dunia.
Diabetes selama kehamilan mempengaruhi sekitar 21 juta wanita setiap tahunnya. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat berujung pada komplikasi serius, termasuk pre-eklampsia dan kelahiran mati.
Selain meningkatkan risiko kelahiran mati, diabetes ini juga dapat mengakibatkan cedera saat melahirkan. Pengelolaan yang tidak tepat dapat menyebabkan perempuan berisiko mengalami diabetes tipe 2 seumur hidup.
Diabetes tipe 2 dan penyakit kardiometabolik menjadi isu utama yang harus dihadapi dalam pendekatan medis modern yang bertujuan menjaga kesehatan wanita hamil.
Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Pasca Penjarahan
Pedoman yang baru dirilis mencakup 27 rekomendasi penting yang berfokus pada perawatan individual dan pemantauan yang optimal. Ini bertujuan untuk memberikan dukungan khusus bagi wanita yang mengalami diabetes.
Salah satu rekomendasi utama menyangkut diet, aktivitas fisik, serta target gula darah yang harus dicapai oleh masing-masing wanita selama masa kehamilan.
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menegaskan, 'Pedoman ini didasarkan pada realitas kehidupan dan kebutuhan kesehatan wanita, dan memberikan strategi yang jelas dan berbasis bukti untuk memberikan perawatan berkualitas tinggi bagi setiap wanita, di mana saja.'
Pembentukan pedoman ini bertujuan untuk memberikan peta jalan yang jelas dalam mengatasi berbagai tantangan yang dialami oleh wanita hamil dengan diabetes. Implementasi pedoman ini diharapkan dapat mencegah komplikasi serius yang membahayakan ibu dan anak.
WHO mengajak negara-negara di seluruh dunia untuk mulai mengadopsi dan menerapkan pedoman ini. Dengan demikian, kualitas perawatan kesehatan bagi wanita selama masa kehamilan dapat ditingkatkan secara signifikan.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: