BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 14:50 WIB

Pterygium: Memahami Penyakit Mata Akibat Paparan Sinar UV

Pterygium: Memahami Penyakit Mata Akibat Paparan Sinar UVPterygium: Memahami Penyakit Mata Akibat Paparan Sinar UV

Pterygium adalah kondisi mata yang dapat muncul akibat paparan berlebihan terhadap sinar ultraviolet (UV), berpotensi mempengaruhi kualitas penglihatan dan kenyamanan mata. Gejala awal yang umum termasuk kemerahan dan iritasi, yang jika tidak ditangani, dapat berkembang menjadi masalah visual yang lebih serius.

Baca juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Kalangan Generasi Muda

Kondisi ini lebih sering terjadi pada individu yang menghabiskan waktu lama di luar ruangan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan prevalensi pterygium yang tinggi di Indonesia, terutama di daerah dengan intensitas sinar matahari yang tinggi.

Apa Itu Pterygium?

Pterygium adalah pertumbuhan jaringan abnormal di permukaan mata, sering kali berbentuk seperti selaput putih yang menjulur dari bagian putih mata menuju kornea. Kondisi ini dapat terjadi pada kedua mata dan lebih umum dijumpai pada orang yang sering terpapar sinar matahari.

Penyebab utama dari pterygium adalah paparan sinar UV dari matahari. Selain itu, faktor lingkungan seperti debu dan angin juga dapat berkontribusi terhadap perkembangan penyakit ini.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, prevalensi pterygium cukup tinggi di Indonesia, khususnya di daerah dengan suhu panas dan sinar matahari langsung yang intens.

Baca juga: Manfaat Asam Hialuronat untuk Kulit: Apa yang Perlu Diketahui

Gejala dan Diagnosis Pterygium

Gejala pterygium meliputi kemerahan, iritasi, serta perasaan berpasir atau gatal di mata. Pada tahap yang lebih parah, kondisi ini dapat menyebabkan penglihatan kabur.

Diagnosis pterygium umumnya dilakukan oleh dokter spesialis mata melalui pemeriksaan fisik yang menyeluruh. Dokter akan memeriksa area yang terpengaruh untuk menentukan tingkat keparahan.

Penggunaan alat optik tertentu dapat membantu dokter dalam melihat lebih jelas kondisi mata dan menentukan langkah pengobatan yang tepat.

Perawatan dan Pencegahan

Perawatan awal untuk pterygium biasanya melibatkan penggunaan tetes mata untuk meredakan peradangan dan rasa tidak nyaman. Namun, bila pterygium cukup besar dan memengaruhi penglihatan, prosedur bedah mungkin diperlukan.

Untuk mencegah pterygium, penggunaan kacamata hitam yang dapat melindungi dari sinar UV sangat dianjurkan. Terlebih, menghindari paparan sinar matahari langsung pada waktu tertentu juga dapat membantu mengurangi risiko.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya agar debu dan polusi yang dapat memperparah kondisi ini dapat diminimalisir.

Baca juga: Olahraga Teratur dan Kesehatan Jantung: Pentingnya Aktivitas Fisik

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pterygium: Memahami Penyakit Mata Akibat Paparan Sinar UV

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!