Risiko Kebersihan dalam Kuliner Kaki Lima di Indonesia
Street food di Indonesia menjadi favorit banyak orang, namun terdapat risiko yang perlu diwaspadai terkait kebersihan dan keamanan makanan. Beberapa jenis makanan kaki lima menyimpan potensi bahaya yang dapat mengancam kesehatan konsumen jika tidak diperhatikan.
Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR dari Kalangan Selebritas
Artikel ini akan membahas lima jenis street food yang sebaiknya dikonsumsi dengan hati-hati agar penikmat kuliner tetap aman saat menikmati cita rasa khas Indonesia.
Sate ayam merupakan salah satu kuliner yang paling digemari di Indonesia. Namun, cara memasak dan penyajiannya kadang tidak memperhatikan kebersihan, sehingga bisa terpapar bakteri.
Jika sate tidak dimasak dengan sempurna, bisa jadi sumber bakteri berbahaya seperti Salmonella. Oleh karena itu, penting untuk memilih tempat yang menjaga kebersihan dalam penyajian sate.
Nasi goreng memang enak dan praktis, tetapi terdapat risiko jika nasi yang digunakan sudah tersimpan terlalu lama. Bakteri seperti Bacillus cereus dapat berkembang biak jika nasi tidak ditangani dengan baik.
Perhatikan bagaimana nasi goreng disiapkan. Nasi yang ditinggal semalaman atau tidak dihangatkan dengan baik bisa menyebabkan keracunan.
Baca juga: Mengapa Finfluencer Penting Dalam Meningkatkan Pengetahuan Finansial
Kerang rebus adalah camilan populer, terutama di daerah pesisir. Namun, jika tidak dimasak dengan benar, kerang bisa mengandung patogen yang berbahaya.
Kerang harus direbus dengan suhu tinggi untuk membunuh kuman. Pastikan tempat penjualnya bersih dan makanan ditangani dengan baik.
Tahu tempe yang dijual di jalanan sering kali dimasak dengan cara yang tidak higienis. Penanganan yang tidak tepat bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.
Bakteri seperti E. coli dapat muncul jika bahan makanan tidak segar atau tidak dimasak dengan sempurna. Selalu pastikan tahu dan tempe yang dipilih terlihat segar.
Ayam goreng adalah jajanan populer, tetapi risiko keracunan sangat tinggi jika tidak ditangani dengan benar. Penyimpanan ayam yang buruk bisa menjadi sumber bakteri.
Selalu pilih penjual yang menggunakan ayam segar dan minyak goreng yang bersih untuk mengurangi risiko sakit setelah menyantap ayam goreng ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: