Kiky Saputri: Perjuangan Seorang Guru Honorer dalam Menyongsong Impian
Komika Kiky Saputri berbagi pengalaman hidupnya sebagai guru honorer dengan gaji yang sangat terbatas.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Penghasilan sebesar Rp 600 ribu per bulan memaksanya untuk belajar mengatur keuangan dan menghadapi berbagai tantangan.
Kiky Saputri mengungkapkan realitas pahit yang dihadapinya selama menjadi guru honorer ketika harus bertahan hidup dengan gaji yang minim. "Gaji gue Rp 600.000 sebulan kan dulu," ujarnya.
Kondisi keuangan yang terbatas membuat Kiky harus berpikir keras dalam mengatur pengeluaran, terutama di sektor konsumsi seperti makan dan transportasi. Ia menceritakan, "Kayak kita cuma punya duit Rp 10.000, gimana caranya kita atur buat makan sama buat naik Metro Mini."
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C yang Perkuat Daya Tahan Tubuh
Untuk menambah penghasilan, Kiky memanfaatkan latar belakang pendidikannya dengan memberikan les privat. Praktik tersebut menjadi salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya.
"Dari zaman kuliah udah kerja les-les privat gitu kan, ngajar ke rumah-rumah. Jadinya alhamdulillah masih punya uang buat jajan sama buat kuliahlah waktu itu," imbuhnya. Dedikasi Kiky dalam pendidikan terlihat jelas meskipun ia menghadapi situasi yang tidak ideal.
Kiky juga mengenang momen-momen berharga saat bersekolah dan kuliah. Pengalaman tersebut membuatnya merasa nostalgia ketika mengingat waktu yang dihabiskan bersama teman-temannya.
"Ya pasti ada kangen-kangennya kumpul sama teman-teman, makan di kantin, nongkrong-nongkrong di pendopo, ngeliatin senior-senior ganteng. Pasti ada ada kangennya banget," tutupnya, menggambarkan pentingnya hubungan sosial dalam hidupnya.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: